News

PIK 2 Terapkan Teknologi Vakum Tanah, Kawasan Minim Risiko Ambles



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Penurunan tanah menjadi salah satu tantangan penting dalam pembangunan kawasan. Dampaknya tidak kecil. Jalan dapat berubah tidak rata, sementara bangunan berisiko mengalami keretakan bila fondasi tanah tidak stabil.

Berdasarkan keterangan perusahaan, penyebab utamanya terletak pada kondisi tanah yang belum padat sempurna. Tanah memiliki partikel, air, dan udara. Saat pori-porinya masih besar, lapisan tanah di bagian dalam masih berpotensi turun secara perlahan.

Untuk menekan risiko tersebut, PIK 2 disebut menggunakan teknologi vakum tanah. Metode ini dirancang untuk mempercepat proses pemadatan tanah dari lapisan atas hingga ke bagian dalam.

Perusahaan menjelaskan, pemadatan dengan bulldozer hanya bekerja optimal di permukaan. Sementara lapisan yang lebih dalam tetap membutuhkan perlakuan khusus agar tidak menyisakan potensi penurunan di kemudian hari.

Prosesnya dimulai dari pengurugan dan perataan lahan. Setelah itu, dipasang vertical drain hingga kedalaman sekitar 18 meter. Drain ini berfungsi sebagai jalur keluarnya air dan udara dari lapisan tanah terdalam.

Seluruh area lalu ditutup menggunakan membran kedap udara. Penutupan ini menjadi tahap penting karena menjaga sistem tetap tertutup selama proses vakum berlangsung.

Pada tahap selanjutnya, pompa vakum dioperasikan untuk menarik air dan udara dari dalam tanah melalui saluran drain. Saat kandungan air dan udara berkurang, pori-pori tanah mengecil. Partikel tanah pun menjadi lebih rapat sehingga struktur tanah semakin padat dan stabil.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *