News

Kuota BPJS Gratis Jomplang: 140 Juta Warga Layak, Tapi yang Bisa Tercover Hanya 96 Juta



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Program jaminan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan kembali disorot. Bukan karena kurang diminati, melainkan karena kuota penerima bantuan iuran (PBI) yang dinilai jauh dari cukup.

Data terbaru mengungkap fakta mencengangkan: jutaan warga yang sebenarnya layak justru belum tercover.

Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry Budiutomo, membeberkan bahwa jumlah masyarakat yang masuk kategori layak menerima bantuan sangat besar.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) 140,9 juta jiwa masuk kelompok desil 1–5 (layak dibantu). Namun kuota PBI yang tersedia hanya 96,8 juta orang Artinya ada puluhan juta warga yang seharusnya dibantu, tapi belum masuk sistem.

“Lebih banyak yang harusnya di-cover dibanding kuotanya,” tegas Sonny dalam rapat di DPR.

Ketimpangan Jadi Alarm Serius

Selisih besar ini menjadi sinyal kuat bahwa program perlindungan kesehatan nasional masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal:

Pemerataan akses layanan kesehatan
Ketepatan sasaran bantuan
Keterbatasan anggaran negara

Jika tidak segera diatasi, kondisi ini berpotensi membuat kelompok rentan semakin kesulitan mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Data Terus Diupdate, Tapi Belum Sempurna

BPS mencatat, DTSEN terus diperbarui untuk meningkatkan akurasi. Hingga April 2026:

Total data mencakup 289,3 juta individu
Terdiri dari 95,3 juta keluarga
Tingkat pemutakhiran naik jadi 17,51% (dari 9–10% di 2025)

Meski ada peningkatan, proses ini masih jauh dari kata selesai.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *