News

Misi Kemanusiaan Lintas Samudra: Presiden IDN Los Angeles Butce Lie Menjadi Jembatan Pemulangan Jenazah Prajurit AS dari Biak


PORTALUTAMA.NET, WASHINGTON D.C. – Sebuah misi kemanusiaan luar biasa yang menghubungkan tanah Biak di Papua hingga ke jantung pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, kini tengah menjadi sorotan internasional. Proses repatriasi atau pemulangan sisa-sisa jenazah prajurit Amerika Serikat yang gugur pada masa Perang Dunia II (PD II) berhasil terlaksana berkat diplomasi sunyi yang digagas oleh tokoh diaspora asal Makassar, Butce Lie.

Presiden Indonesia Diaspora Network (IDN) Los Angeles tersebut menjadi jembatan krusial dalam membuka jalur komunikasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Inisiatif ini bermula dari kepedulian terhadap para pejuang yang telah lama tertahan di bumi cenderawasih.

Langkah bersejarah ini berawal dari pertemuan tak terencana di Biak antara Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosoegito, Panglima Komando Operasi Udara III, dengan Butce Lie. Dalam kesempatan tersebut, Panglima menyampaikan adanya sisa-sisa jenazah prajurit AS yang ditemukan di kawasan Goa Jepang dan telah dikumpulkan dengan penuh perhatian oleh pihak TNI.

Panglima menaruh harapan besar agar para prajurit tersebut dapat dipulangkan ke tanah air mereka guna mendapatkan penghormatan terakhir yang layak. Prinsip bahwa seorang prajurit tidak pernah benar-benar “selesai” tugasnya sebelum dipulangkan dengan kehormatan menjadi api penggerak bagi misi ini.

Merespons harapan tersebut, Butce Lie yang memiliki akses luas di Amerika Serikat segera mengambil langkah administratif dan diplomatik. Ia menyurati Pentagon dan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Upaya ini juga diperkuat dengan pendekatan kepada perwakilan legislatif di Amerika Serikat guna mempercepat prosedur verifikasi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *