News

Warga Lapor Balik Kepala SPPG Usai Lapokan Pengunggah Video Roti Berulat, Ramai Seruan Lawan Kesewenang-Wenangan



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Persoalan video roti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga berulat di Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, berbuntut panjang. 

Permasalahan ini berawal dari oleh Baiq Restu, lalu dikirimkan kepada Jamiatul hingga akhirnya diunggah ke media sosial dan menjadi viral.

Dampak dari viralnya video itu, dapur SPPG Ketara sempat ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) guna dilakukan evaluasi dan pembenahan.

Yang berawal dari rasa khawatir Baiq Restu menemukan menu roti dalam paket MBG yang diduga terdapat ulat atau belatung.

Merasa khawatir terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak, Jamiatul lalu mengunggah video berdurasi sekitar 22 detik ke media sosial.

Dalam unggahan itu, ia menyertakan kalimat bernada kritik, “di mana tanggung jawab kalian.”

Setelahnya, Baiq kemudian dipolisikan oleh Alman. Alman melaporkan Baiq dan saudaranya, Jamiatul Munawarah, dengan tuduhan kasus dugaan pencemaran nama baik lantaran mengunggah roti MBG berisi ulat.

Karena merasa dirugikan Ia melaporkan balik Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ketara, Kecamatan Pujut bernama Alman Putra.

Meski demikian, hasil penyelidikan tidak menemukan adanya unsur pidana, termasuk dugaan pencemaran nama baik. 

Hentikan Kesewenang-wenangan

Setelah permasalahan ini viral, salah satu netizen di media sosial X dengan akun @anneserlo memberikan ultimatum keras.

Ia meminta agar kejadian seperti ini tidak dijadikan sesuatu yang seenak-enaknya dilakukan oleh SPPG yang menjalankan program MBG.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *