BusinessNews

THR ASN, TNI-Polri Naik 10% Tahun Ini Dibanding 2025, Cair Bertahap Sejak Bulan Lalu


Pemerintah menyiapkan anggaran senilai Rp 55 triliun untuk tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 1447 Hijriah/2026, bagi ASN, TNI-Polri, dan pensiunan. Angkanya meningkat 10%, bila dibandingkan dengan THR tahun lalu yang mencapai Rp 40 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, THR hari besar keagamaan nasional akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN pusat dan TNI-Polri dengan total mencapai Rp 22,2 triliun.

Kemudian, lanjut Airlangga, kepada 4,3 juta ASN daerah dengan total Rp 20,2 triliun. Dan, 3,8 juta pensiunan dengan total Rp 12,7 triliun.

“Komponen yang dibayarkan 100% penuh yang meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan kinerja sesuai dengan regulasi yang berlaku,” kata Airlangga dalam keterangan resminya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/3).

Airlangga pun menekankan bahwa THR berbeda dengan pemberian gaji ke-13. Gaji ke-13 bagi ASN dan TNI-Polri, pensiunan, serta penerima tunjangan, akan diberikan pemerintah pada periode Juni 2026.

“Jadi saya garis bawahi bahwa THR tidak sama dengan gaji ke-13. Gaji ke-13 biasanya diberikan di bulan Juni,” ujarnya.

Masih kata Airlangga, pencairan THR telah dimulai secara bertahap pada 26 Februari 2026. Pemberian THR ini bertujuan mendorong konsumsi dalam negeri, dan pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I/2026.

“Minggu pertama THR diberikan kepada PNS, CPNS, PPPK, pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, pensiunan PNS, pensiunan prajurit TNI, Polri, hingga pensiunan pejabat negara,” katanya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *