Pemimpin Aceh Dinilai Perlu Siapkan Strategi Entaskan Kemiskinan
PORTALUTAMA.NET, ACEH — Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Prof Darni M Daud mengatakan pemimpin di Aceh harus benar-benar menyiapkan strategi baik dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Tanah Rencong.
“Sebenarnya ini ada kaitannya dengan strategi dan kebijakan yang baik dari pemimpin Aceh bagaimana membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, sehingga bisa mengentaskan kemiskinan,” kata Darni M Daud, di Banda Aceh, Sabtu.
Dia mengatakan, Aceh merupakan daerah yang kaya dengan sumber daya alam, tetapi masyarakat di provinsi ini masih kesulitan mencari pekerjaan.
“Bumi Aceh kaya, tetapi kenapa generasi mudanya tidak punya lapangan pekerjaan. Maka, ini perlu manajemen yang baik dari pemimpin Aceh,” ujar mantan Rektor USK itu.
Menurut dia, lapangan pekerjaan bagi masyarakat Aceh, terutama untuk generasi milenial cukup memprihatinkan. Artinya, mereka masih kesulitan mendapatkan kerja yang layak.
Kondisi seperti ini, kata dia, membuat kemiskinan di Aceh belum dapat dientaskan secara signifikan.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat penduduk miskin di Aceh hingga Maret 2024 sebanyak 804.530 orang.
“Sebenarnya tingkat pembangunan SDM di Aceh lumayan baik, tetapi pengentasan kemiskinan belum berhasil. Oleh karena itu, hal ini perlu dipikirkan pemimpin ke depan,” katanya.
Dia menambahkan, Aceh juga sangat kaya dari sektor minyak dan gas bumi, bahkan baru-baru ini juga telah ditemukan lagi cadangan gas di lepas pantai Aceh Utara-Lhokseumawe, tepatnya di Sumur Tangkulo-1 di South Andaman, oleh Mubadala Energy.
