Mantan Panglima TNI Laksamana Widodo AS Meninggal Dunia, Bakal Dimakamkan di TMP Kalibata

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Berita duka menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan bangsa Indonesia. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas mengonfirmasi kabar bahwa mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purnawirawan) Widodo Adi Sutjipto telah meninggal dunia.
Kabar duka mengenai wafatnya tokoh militer dan senior matra Angkatan Laut tersebut disampaikan langsung oleh Mabes TNI di Jakarta pada Minggu (25/10/2026).
“Betul, kami semua berduka atas kepulangan beliau,” kata Nas kepada para jurnalis di Jakarta, Minggu.
Prosesi Pemakaman Militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata
Lebih lanjut Nas menyampaikan bahwa Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut tersebut akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Penghormatan terakhir bagi almarhum dilaksanakan melalui prosesi kedinasan militer sesuai dengan tradisi dan jasa-jasa almarhum kepada bangsa dan negara.
“Dilaksanakan secara upacara militer di TMP Kalibata. Hari ini pukul 13.30 WIB,” katanya.
Kapuspen TNI Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Khusnul Khatimah
Selain menjabat sebagai Panglima TNI pada periode 1999–2002 di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Presiden Megawati Soekarnoputri, almarhum juga mencatatkan pengabdian panjang di jajaran kabinet pemerintahan.
Nas mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan tersebut.
“Sama-sama kita doakan semoga khusnul khatimah,” ujarnya.
Rekam Jejak Karir dan Pengabdian Laksamana Widodo AS di Pemerintahan
Sosok Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto dikenal memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang bagi Republik Indonesia. Setelah memimpin jajaran TNI sebagai Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut (AL), ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di tingkat nasional.
Di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), almarhum mengemban amanah sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) periode 2004–2009. Selain itu, almarhum juga sempat dipercaya mengisi posisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), mengukuhkan dedikasinya sepanjang hidup bagi stabilitas dan pertahanan keamanan negara.
(zak/fajar)
Source link
