Hasil Riset MarkPlus: ShopeePay yang Paling Sering Digunakan Responden
Hasil riset MarkPlus mengungkap aplikasi ShopeePay menempati peringkat pertama sebagai dompet digital yang paling sering digunakan responden. ShopeePay berada di peringkat pertama dengan persentase 40%, GoPay 34,3%, DANA 15,3%, dan OVO 1,8%.
Melalui riset bertajuk E-Wallet Research 2026: Usage Behavior & QRIS Landscape, Chief Marketing Officer MarkPlus Corp (MCorp) Yosanova Savitry menjelaskan, sebanyak 90,3% responden mengaku telah menggunakan dompet digital selama lebih dari 2 tahun. Dan, aplikasi ShopeePay menempati urutan pertama yang paling direkomendasikan responden dengan persentase 38%, GoPay 35,5%, DANA 13,8%, LinkAja 2,5%, dan OVO 1,8%.
“Kemudahan dan kecepatan transaksi tetap menjadi faktor penting, tetapi konsumen juga mengharapkan fleksibilitas layanan serta manfaat finansial nyata yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Yosanova dalam keterangan resminya secara daring pada Jumat (23/10).
Dari sisi pembayaran, kata Yosanova, QRIS menjadi fitur dompet digital yang paling banyak digunakan, atau sebesar 85,3%. Selanjutnya, transfer uang ke rekening dan dompet digital 77,3%, belanja daring 70,8%, serta pembelian produk digital 69%.
Dari temuan itu, tambah Yosanova, responden yang memilih QRIS karena mudah dan cepat sebanyak 80,8%, luas jaringan pedagang 54,4%, dan daya tarik promosi (cashback) 51,3%.
“Riset kami menunjukkan 30% responden yang sering menggunakan QRIS mempertimbangkan ketersediaan berbagai pilihan sumber dana saat memilih dompet digital. Temuan ini menjadi peluang bagi penyedia layanan untuk menjawab kebutuhan pembayaran yang semakin beragam dengan memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen, tanpa mengurangi kemudahan dan kepraktisan transaksi,” ujar Yosanova.
Selain menggunakan QRIS dan transfer uang, kata Yosanova, responden pun memakai dompet digital untuk mengelola keuangan sehari-hari. Hal itu tercermin dari 69% responden yang menggunakan dompet digital untuk pembelian produk digital, dengan pertimbangan harga yang kompetitif (65,6%) sebagai salah satu faktor pertimbangan.
Pada kategori itu, kata Yosanova, ShopeePay menjadi dompet digital yang paling sering digunakan, atau sebesar 39,5%. Dari temuan itu, penyedia layanan dompet digital dapat mempertimbangkan harga, dan kemudahan penggunaan dalam memilih layanan untuk memenuhi kebutuhan produk digital sehari-hari.
“Promosi tetap menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat konsumen menggunakan dompet digital. Namun, manfaat jangka panjangnya terletak pada seberapa relevan dan berguna penawaran tersebut dalam transaksi sehari-hari,” kata Yosanova.
Sebagai tambahan, riset yang dilakukan MarkPlus melibatkan 400 responden dari beberapa kota di Indonesia, dan dianalisis pada 2026.
