Pak Raja Bangga Polri Respons Cepat Laporan Suket Gibran: Kami Tidak Pernah Ridha Negara Dipimpin Bermodalkan Suket

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Laporan terkait dugaan pelanggaran pidana terkait surat keterangan (suket) penyetaraan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang dilaporkan Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) ke Bareskrim Polri memasuki babak baru.
Aliansi tersebut mempersoalkan keabsahan surat keterangan (suket) penyetaraan pendidikan / Grade 12 Gibran yang digunakan sebagai syarat pendaftaran di Pilpres 2024.
Penyidik Bareskrim Polri diketahui telah mulai melakukan proses penyelidikan atas laporan tersebut. Salah satunya dengan menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi terutama dari pihak pelapor.
Ahmad Khozinudin selaku pendamping hukum Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) mengaku telah menerima surat panggilan untuk dimintai keterangan di Bareskrim Polri.
“Kami tadi langsung mendapatkan dua surat panggilan. Pertama panggilan pemeriksaan bagi pelapor pertama yakni Bapak D Samsudin atau Pak Raja. Itu dipanggil pada hari Kamis pukul 10.00 WIB untuk diperiksa di sini,” kata Ahmad Khozinuddin.
Panggilan kedua ditujukan kepada Riyadi alias Regas yang juga sebagai saksi pelapor yang dijadwalkan diperiksa pada Jumat (23/10/2026).
Dengan adanya jadwal pemanggilan tersebut, Ahmad Khozinuddin mengaku mengapresiasi perhatian dari pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan yang disampaikan masyarakat.
“Jadi kami ya memberi atensi bahwa laporan kami ditindaklanjuti dan proses awal memang dalam penyelidikan itu diambil keterangan para pelapornya. Dan dua pelapor itu sudah dijadwalkan, sudah dikirimkan surat undangan untuk diambil keterangannya pada Kamis dan Jumat,” kata Ahmad Khozinuddin.
Sementara itu, D Samsudin alias Pak Raja mengaku bangga dengan Polri karena telah menindaklanjuti laporannya dengan sangat baik.
“Kami bangga dengan Polri yang dibawa Jenderal Suyudi, mereka menerima kami dengan sangat baik. Kami sebagai anak bangsa yang tidak pernah rido negara dipimpin oleh Wapres Gibran yang bermodalkan suket,” kata Pak Raja.
Karena itu, Pak Raja menegaskan bahwa pihaknya akan terus menuntut agar kasus suket tersebut diusut tuntas demi hadirnya negara yang lebih baik ke depan.
“Sampai kemanapun kami anak bangsa akan kejar demi menjaga negara ini, karena Gibran hanya anak seorang presiden dari Jokowi dan dia bisa mencalonkan wakil presiden hanya dengan bermodalkan suket,” kata Pak Raja.
Dia lantas mempertanyakan bagaimana wibawa Polri, wibawa para menteri yang harus dipimpin oleh orang yang bermodalkan suket dalam pencalonannya sebagai cawapres di pilpres.
“Sungguh kami anak bangsa penjaga negeri ini akan terus mengejar cawe-cawe Jokowi ini sampai di manapun,” tandasnya.
Source link
