Feri Amsari Minta Wapres Gibran Segera Tunjukkan Ijazah untuk Sudahi Polemik, Gibranisti Sebut Kalau ada Memontum dan Forumnya

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Perdebatan hangat terjadi antara Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari dan Ketua Umum Gibranisti Taufik Bilfaqih.
Di acara Stasiun Televisi Nasional Kompas Petang di Kompas TV, kedua bela pihak bicara dan punya pandangan berbeda soal isu ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini.
Feri Amsari memberi dan menilai soal gejolak isu ini agar segera dan diharapkan bisa segera selesai atau rampung pembahasannya.
Karena itu, menurutnya dua bela pihak baik yang menuding maupun yang dituding segera memperlihatkan ijazah tersebut.
Menurut Feri ini adalah cara yang sederhana untuk menyudahi bahkan menyelesaikan polemik yang berkepanjangan ini.
“Sederhananya, sampai hari ini orang yang menuding dan orang yang dituding sama-sama tidak memperlihatkan ijazah,” kata Feri Amsari
“Aneh nggak?,” sambungnya.
Ia juga berharap ada langkah dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk menyudahi polemik tersebut.
Sama dengan hal sebelumnya, Feri Amsari berharap Wapres Gibran bisa segera menunjukkan dan memperlihatkan ijazah setara SLTA-nya itu.
“Apa salahnya kalau Wakil Presiden agar kehebohan ini berhenti saya berharap begitu,” ungkapnya.
“Wakil Presiden tinggal memperlihatkan saja ijazah setara SLTA-nya itu,” harapnya.
Tak Diundang di Forum Mk
Merespon hal ini, Ketua Umum Gibranisti, Taufik Bilfaqih menyebut Wapres Gibran tentu bersedia untuk memfollow permintaan tersebut.
Dengan catatan menurut Taufik jika ada momentum dan forum yang tersedia, maka itu bisa saja jadi panggung untuk Gibran.
“Kalau memang ada momentumnya ada forumnya saya yakin Mas Gibran akan memfollow up hal itu,” ujar Taufik
Ia menambahkan untuk Forum di Mahkamah Konstitusi (MK), Gibran Rakabuming tidak diundang untuk hadir
“Forum di Mahkamah Konstitusi Mas Gibran tidak di undang Bang,” ungkapnya.
Gibran disebut tidak diundang karena dirimya bukanlah pihak yang terkait. Dan hal ini disebut konflik dari pihak pemohon dan termohon
“Dan Mas Gibran bukan pihak yang terkait. Karena Mas Gibran menilai itu adalah konflik dari pihak pemohon dan termohon,” terangnya.
Yang Bawa Isu Itu-Itu Saja
Sebelumnya, Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi mengungkap hal menarik soal bergulir isu ijazah ini.
Dedek mengatakan dan menyebut soal dua isu ijazah yang melibatkan ayah dan anak ini disebutnya dilakukan oleh orang yang itu-itu saja.
Kemudian isu yang dilempar adalah isu yang itu-itu saja disebutnya. Dengan tujuan tentu untuk menyerang kelompok atau poros politik.
Source link
