Buntut Tawuran Maut Pasar Lelong Makassar, 4 Terduga Pelaku Dibekuk Polisi

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap Aril alias Gimpe (22), pemuda yang meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam dalam tawuran di kawasan Pasar Lelong, Kecamatan Mariso, Makassar, kemarin.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku tindak pidana, siapa pun orangnya dan dari kelompok mana pun.
Penangkapan empat terduga pelaku tersebut dilakukan setelah tawuran yang menewaskan Aril. Mereka kini telah diproses hukum.
Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan Ditangkap
Arya mengatakan, kepolisian bergerak menindak pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban.
“Jadi begini. Ini tawuran kan, kemarin begitu ada yang meninggal, kami sudah tangkap pelakunya tadi, 4 orang ya, pelaku pengeroyokan,” ujar Arya kepada awak media, Jumat (16/10/2026) malam.
Ia menegaskan, penindakan hukum akan diberlakukan tanpa membedakan kelompok yang terlibat.
“Ini artinya kami benar-benar tidak mentolerir ya, siapapun pelaku tindak pidana dari kelompok manapun, kita akan tindak,” tukasnya.
Arya kembali memastikan empat orang yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban telah diamankan.
“Ya, jadi 4 orang yang melakukan pengeroyokan terhadap orang yang meninggal kemarin itu sudah kami tangkap,” tegasnya.
Kapolrestabes Minta Kedua Kelompok Menahan Diri
Meski empat terduga pelaku telah ditangkap, Arya berharap bentrokan antarkelompok tidak kembali terjadi.
Ia meminta kedua belah pihak menahan diri agar situasi keamanan di wilayah tersebut tidak semakin memburuk.
“Ya sudah diproses gitu ya. Nah, untuk tawurannya sendiri, kami berharap sama-sama kedua belah pihak supaya bisa menahan diri,” imbuhnya.
Arya juga mengingatkan bahwa korban telah dimakamkan dan para terduga pelaku pengeroyokan sudah ditangkap. Karena itu, ia berharap tidak ada lagi aksi balasan yang berpotensi memicu jatuhnya korban berikutnya.
“Kan sebenarnya tidak ada permasalahan yang krusial di antara mereka ini sebetulnya ya. Nah ini, yang melakukan apa namanya? pengeroyokan sudah ditangkap, yang juga korban juga sudah dimakamkan gitu ya, dan kalau tidak ada permasalahan yang krusial sebenarnya ya menahan diri,” terangnya.
Polisi Minta Tokoh Masyarakat dan Orang Tua Turun Tangan
Arya menekankan upaya meredam konflik tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian. Peran tokoh masyarakat, pengurus lingkungan, pemerintah setempat, hingga orang tua dinilai penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam aksi kekerasan.
Source link
