Polisi Ungkap Pemicu Tawuran yang Bikin Satu Nyawa Melayang di Makassar

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Tawuran antarkelompok yang kembali pecah di Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Jumat (16/10/2026) pagi menewaskan satu korban.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan bentrokan tersebut merupakan kelanjutan dari konflik yang terjadi sehari sebelumnya.
Dikatakan Arya, meski situasi sempat mereda pada Kamis malam, pertikaian kembali terjadi pada Jumat pagi setelah muncul provokasi yang diduga berkaitan dengan dendam lama antarkelompok.
Polisi pun mengerahkan personel gabungan untuk melerai kedua kelompok dan mencegah bentrokan meluas.
“Jadi tawuran dari pagi ini sebenarnya terusan dari kejadian kemarin ya. Jadi kemarin memang sudah terjadi, kita sudah antisipasi kejadiannya di sore hari sampai dengan malam hari,” ujar Arya kepada awak media, Jumat malam.
Tawuran 2 Kelompok Kembali Pecah
Arya menjelaskan, situasi pada Kamis malam sebenarnya sudah mulai kondusif setelah polisi melakukan pengamanan di sekitar lokasi bentrokan.
Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama. Pada Jumat sekitar pukul 06.30 Wita, pertikaian kembali pecah antara kelompok yang disebut Jor-joran dan Loener.
“Dan alhamdulillah kemarin sebenarnya malam hari itu sudah landai gitu ya. Walaupun memang ada yang meninggal kemarin satu dan sudah dimakamkan, situasi pengamanan juga tergolong aman,” tukasnya.
Ia mengatakan, begitu menerima informasi tawuran susulan, polisi langsung mengirimkan personel ke lokasi untuk mencegah kedua kelompok kembali saling menyerang.
“Tadi pagi ternyata dimulai lagi dari salah satu kelompok antara Jor-joran dengan Loener gitu ya. Nah ini kelompok ini tadi pagi bertikai lagi dan kami kirim pasukan ke sana, baik dari Brimob juga dari Ditsamapta, dari Polrestabes juga sudah di sana, pak Kapolsek di sana,” jelasnya.
Lanjut Arya, upaya pengamanan tersebut dilakukan untuk memisahkan kedua kelompok sekaligus mengendalikan situasi agar bentrokan tidak berlanjut.
Ia memastikan kondisi di lokasi telah kembali terkendali setelah aparat melakukan penanganan.
Kapolrestabes Sebut Ada Provokasi dan Dendam Lama
Saat ditanya mengenai pemicu bentrokan, Arya menyebut persoalan tersebut diduga berawal dari dendam lama yang belum terselesaikan.
Ia menduga, ketidakpuasan terhadap kejadian sebelumnya menjadi salah satu faktor yang memicu pertikaian kembali terjadi.
“Ini kan pemicunya sebenarnya dari dendam-dendam lama begitu ya. Jadi ada kejadian yang kemarin, karena mereka belum puas sehingga ada lagi yang memprovokasi, kemudian terjadi lagi,” ungkapnya.
Source link
