Rocky Gerung Ungkap Alasan Jadi Wantimpres Prabowo, Singgung Kapasitas Akademik

PORTALUTAMA.NET – Rocky Gerung mengungkap alasan dirinya diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, penunjukan tersebut didasarkan pada kapasitas akademiknya, bukan karena mewakili kelompok tertentu.
Rocky juga memastikan tetap memiliki kebebasan untuk menyampaikan pemikirannya kepada publik. Namun, ia mengakui ada batasan etika yang harus dijaga, terutama terkait nasihat yang disampaikan kepada presiden.
“Saya diangkat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden karena kapasitas akademik dan itu diucapkan oleh presiden,” kata Rocky Gerung, dikutip Sabtu (10/10/2026).
Tegaskan Tak Mewakili Kelompok Mana Pun
Rocky menegaskan, posisinya sebagai anggota Wantimpres tidak berarti dirinya mewakili kelompok agama, komunitas hobi, partai politik, kalangan purnawirawan, maupun mantan pejabat.
“Jadi saya tidak mewakili umat beragama, tidak mewakili mereka yang suka ikut hobi saya panjat tebing, tidak mewakili partai putih, tidak mewakili kalangan purnawirawan, tidak mewakili mantan pejabat,” tuturnya.
Ia menyatakan tetap memiliki kemerdekaan untuk membawa gagasan dan pemikirannya ke ruang publik. Meski demikian, Rocky membedakan kebebasan menyampaikan pendapat dengan kewajiban menjaga kerahasiaan nasihat kepada presiden.
“Jadi saya punya kebebasan, kemerdekaan untuk membawa pikiran saya ke publik. Tapi tentang nasihat kepada presiden ada etikanya, tidak boleh dibuka ke publik, itu batasnya,” lanjutnya.
Zainal Arifin Mochtar Tanggapi Rocky Gerung Masuk Pemerintahan
Keputusan Rocky bergabung dengan Wantimpres turut mendapat tanggapan dari pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar, yang akrab disapa Prof Uceng.
Zainal menilai, setiap orang memiliki hak untuk menentukan jalur perjuangannya, termasuk memilih masuk ke dalam pemerintahan setelah sebelumnya mengambil posisi di luar kekuasaan.
Ia mengaku tidak sepenuhnya menyalahkan seseorang yang memilih masuk ke pemerintahan dengan harapan membawa perubahan. Menurutnya, metode perjuangan seseorang dapat berubah seiring waktu.
“Itu hak Rocky Gerung. Dia bebas memilih jalur perjuangannya. Dulu perjuangannya di luar. Sekarang menjadi di dalam. Ya, itu wilayah bebas. Semua orang bisa mengubah metode perjuangannya,” kata Prof Uceng.
Zainal juga menyinggung perubahan pemikiran yang dapat terjadi dalam perjalanan hidup seseorang. Ia mencontohkan pemikiran Karl Marx pada masa muda dan masa tuanya sebagai gambaran bahwa pandangan maupun pendekatan seseorang tidak selalu tetap.
Soroti Konsistensi Sikap Kritis Rocky
Meski mengakui hak Rocky untuk mengubah jalur perjuangan, Zainal menilai persoalan tersebut tidak berhenti pada keputusan bergabung dengan pemerintahan.
Source link
