TDM Neo, Headphone Unik yang Bisa Berubah Jadi Speaker
Perusahaan rintisan teknologi audio bernama Tomorrow Doesn’t Matter (TDM) merilis headphone wireless yang menawarkan konsep berbeda dari kebanyakan headphone di pasaran. TDM Neo hadir dengan mekanisme twist yang memungkinkan kedua earcup diputar hingga menghadap keluar. Perangkat ini dirancang untuk digunakan sebagai headphone saat kita ingin mendengarkan musik secara personal, atau diubah menjadi speaker Bluetooth ketika ingin berbagi audio bersama orang lain.

Dalam mode headphone, Neo menggunakan dua driver yang mengarah ke telinga, sedangkan dua driver lainnya menghadap keluar dan digunakan saat perangkat berubah menjadi speaker. Menariknya, kita cukup memutar bagian headband hingga kedua earcup terkunci untuk berpindah ke mode speaker secara otomatis. Jadi, kita bisa beralih mode penggunaan dengan praktis tanpa perlu membawa perangkat audio tambahan.
Spesifikasi TDM Neo
Perangkat ini mengusung empat driver berukuran 40 mm, dengan dua driver speaker yang masing-masing memiliki daya 5W. Dalam mode headphone, TDM mengklaim Neo mampu digunakan hingga lebih dari 200 jam dalam sekali pengisian. Sementara ketika digunakan sebagai speaker, daya tahannya mencapai hingga 16 jam.
Untuk menunjang penggunaan dalam waktu lama, TDM merancang Neo dengan dual-layer memory foam pada ear cushion dan lapisan vegan leather yang lembut pada headband. Bagian headband juga bisa disesuaikan dengan clamping force yang dirancang agar tetap stabil saat digunakan bergerak. Desain tersebut ditujukan agar Neo tetap nyaman digunakan oleh berbagai ukuran kepala selama sesi mendengarkan yang panjang.
Baca Juga: Sony WH-1000XM4C Akhirnya Rilis, XM4 Reboot dengan Harga Lebih Terjangkau
Perangkat ini dilengkapi aplikasi pendamping dengan pengaturan EQ, Game Mode, serta fitur untuk melacak perangkat. TDM Neo juga mendukung Bluetooth 6.0, koneksi multipoint, jack 3,5 mm, dan USB-C untuk pengisian daya. Selain itu, Neo memiliki mikrofon multi-array dengan ENC dan bobot sekitar 340 gram.
TDM Neo saat ini sudah tersedia di pasar Amerika Serikat dengan harga US$249 atau sekitar Rp4 jutaan. Menurut kalian, apakah konsep headphone yang bisa berubah menjadi speaker seperti ini menarik kalau hadir di Indonesia?




