Bursa Ketum PBNU Memanas, Gus Lilur Singgung Kemampuan Ngaji Gus Kikin

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan kontroversial mengenai salah satu calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin, beredar di media sosial menjelang Muktamar NU dan dinamika pemilihan kepemimpinan PBNU.
Dalam potongan video berdurasi sekitar 40 detik yang diunggah akun TikTok TITIKNEWS.ID pada Kamis (20/8/2026), Gus Lilur menyampaikan kritik terhadap kapasitas keilmuan Gus Kikin.
Dalam video tersebut, Gus Lilur menyebut Gus Kikin tidak memiliki kemampuan mengaji yang menurutnya memadai untuk disebut sebagai ulama.
“Gus Kikin sama sekali tidak bisa ngaji,” kata Gus Lilur.
Ia kemudian mengatakan bahwa hal tersebut menjadi sesuatu yang menyakitkan bagi sebagian kader muda NU. Menurutnya, sosok yang diusung sebagai calon pemimpin NU semestinya memiliki kapasitas keilmuan agama yang memadai.
“Tapi yang paling menyakitkan kami para kader muda NU adalah beliau yang diusung tidak cukup mumpuni untuk disebut sebagai ulama,” ujarnya.
Meski melontarkan kritik, Gus Lilur mengaku tetap menghormati Gus Kikin sebagai sosok yang memiliki hubungan dengan pendiri NU.
“Dengan segala hormat saya pada Kiai Abdul Hakim Mahfud, Gus Kikin memang dzuriah muassis NU,” katanya.
Namun, ia kembali mempertanyakan kapasitas keilmuan agama Gus Kikin.
“Tapi secara keilmuan, yang itu ilmu agama, mohon maaf. Tanpa mengurangi hormat saya pada Pesantren Tebuireng, Gus Kikin sama sekali tidak bisa ngaji,” ujar Gus Lilur.
Sementara itu, akun TITIKNEWS.ID memberikan konteks bahwa pernyataan tersebut muncul di tengah beredarnya berbagai isu dan tudingan terhadap kandidat calon pemimpin PBNU.
Dalam keterangannya, akun tersebut menyebut fitnah dan isu miring terhadap calon pemimpin NU mulai bermunculan. Salah satunya berupa pernyataan yang menyebut Gus Kikin tidak bisa mengaji.
Akun tersebut juga mengingatkan bahwa Gus Kikin merupakan dzuriyah muassis NU sekaligus pengasuh Pesantren Tebuireng yang selama ini memiliki kiprah di tengah masyarakat.
“Bagaimana tanggapan sahabat sekalian menyikapi berbagai serangan dan isu miring yang disematkan kepada Gus Kikin ini,” demikian narasi yang menyertai unggahan tersebut.
Pernyataan Gus Lilur tersebut menjadi sorotan karena muncul ketika bursa kepemimpinan PBNU tengah menjadi perhatian publik. Namun, klaim mengenai kemampuan keagamaan Gus Kikin dalam video tersebut merupakan pernyataan dari Gus Lilur dan belum disertai penjelasan maupun tanggapan dari Gus Kikin dalam materi yang beredar.
Karena itu, substansi tudingan tersebut perlu dilihat secara berimbang dengan memberikan ruang klarifikasi kepada Gus Kikin maupun pihak Pesantren Tebuireng.
Source link
