News

Chusnul Chotimah Bandingkan Ganjar dengan Jokowi Sibuk Kampanyekan PSI: Inilah Bedanya Politisi Pejuang dengan Pengkhianat



PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Presiden ke-7 Jokowi dibandingkan dengan kader PDIP Ganjar Pranowo. Terkait sikap keduanya untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Hal tersebut diungkapkan Pegiat Media Sosial Chusnul Chotimah. Saat Ganjar ditanya peluang maju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, Chusnul bilang Ganjar fokus pada persoalan rakyat hari ini.

“Pak Ganjar ditanya maju lg? Pak Ganjar jawab, ngapain kita ngurusi saya maju lagi? Kenapa kita tidak untuk menyelesaikan persoalan rakyat hari ini?”kata Chusnul dikutip dari unggahannya di X, Rabu (19/8/2026).

Padahal, menurutnya, Ganjar merupakan kandidat yang kalah di Pilpres 2024. Tapi masih memikirkan rakyat.

“Ini orang kalah pemilih tapi masih mikirin rakyat, bukan dirinya. Bukan partainya,” ungkap Chusnul.

Sementara itu, Chusnul membandingkan Ganjar dengan Jokowi, yang disebutnya sibuk keliling Indonesia mengampanyekan partai anaknya.

“Ada kemarin menang pemilih, sekarang sudah sibuk keliling Indonesia kampanye partai anaknya,” ucapnya.

Bagi Chusnul, hal tersebut menunjukkan perbedaan keduanya.

“Inilah bedanya politisi pejuang dengan pengkhianat, politisi yang mikirin rakyat dengan politisi yang cuma mikirin keluarganya,” pungkas Chusnul.

Jokowi Kampanyekan PSI

Jokowi sebelumnya mengaku siap melakukan segala upaya untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Terutama untuk kemenangan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Hal itu diungkapkan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI. Berlangsung di Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selaan (Sulsel), Sabtu (31/1/2026).

Mulanya, Jokowi mengatakan perlunya kader dan pengurus militan. Menurutnya, itu modal untuk kemenangan di 2029.

“Kita perlu jajaran pengurus yang militan,” kata Jokowi. Disambut teriakan siap oleh sejumlah kader.

Jokowi lalu menegaskan, bahwa dirinya siap bekerja keras untuk PSI. Jika para pengurus juga melakukan hal demikian.

“Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI, sayapun akan bekerja keras untuk PSI,” ujar Jokowi, ditimpali dengan tepuk tangan dan riuh hadirin.

Tidak sampai di situ, Jokowi mengaku akan mati-matian dan habis-habisan. Jika pengurus dan kader PSI juga berlaku demikian.

“Saudara bekerjamati-matian untuk PSI. Sayapun bekerja mati-matian untuk PSI,” ucapnya.

“Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI. Sayapun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” sambung Jokowi.

Siap Sambangi 34 Provinsi

Di kesempatan itu, Jokowi menekankan perlunya struktur partai yang kuat. Tidak hanya di tataran Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), dan Dewan Pengurus Daerah (DPD).

Menurutnya, yang penting adalah pengurus di tingkatan kecamatan, desa, dan bahkan RT RW. Baginya, struktur partai yang kuat merupakan modal utama.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *