News

Tidak Ada Pesta, Ganjar Rayakan 17 Agustus Bersama Korban Gempa di Pengungsian Manggarai



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Peringatan HUT Kemerdekaan RI di tengah suasana duka tetap berlangsung di pengungsian korban gempa Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Politikus PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan tim menyambangi para korban dan ikut merayakan momen kemerdekaan bersama mereka dalam kondisi serba terbatas.

Bersama warga terdampak, Ganjar merayakan HUT secara sederhana di pengungsian yang berada di Klinik Pratama Panti Nirmala, Karot, Ruteng, Manggarai.

Meski berada di tengah keterbatasan, para pengungsi tetap menunjukkan semangat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ganjar turut memimpin nyanyian tersebut bersama para korban terdampak gempa.

“Sekarang kita sama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, siap?,” ujar Ganjar, dikutip fajar.co.id, Rabu (19/8/2026).

Rayakan Kemerdekaan di Pengungsian

Ganjar mengatakan, tahun ini dirinya memilih merayakan 17 Agustus bersama masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Kali ini, kita merayakan 17 Agustus bersama mereka di pengungsian yang terletak di Klinik Pratama Panti Nirmala, Karot, Ruteng, Manggarai, NTT,” ucap dia.

Diungkapkan Ganjar, perayaan kemerdekaan tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar langsung berbagai cerita dari masyarakat yang terdampak gempa.

Ganjar menyebut ada banyak cerita yang ia dengar selama berada di tengah para pengungsi.

Di antaranya pengalaman seorang ibu yang harus melahirkan dalam kondisi serba terbatas hingga anak-anak yang terpaksa tidur di tempat darurat.

“Seorang ibu yang melahirkan di tengah keterbatasan, anak-anak yang tidur di tempat darurat, dan saudara-saudara kita yang kehilangan rumah,” tukasnya.

Kondisi tersebut menunjukkan beratnya kehidupan warga setelah gempa. Sebagian masyarakat masih harus bertahan di pengungsian karena kehilangan tempat tinggal atau belum memungkinkan kembali ke rumah.

Tetap Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Meski berada dalam suasana duka, Ganjar melihat semangat kemerdekaan tetap terasa di tengah para korban.

Mereka bersama-sama menyanyikan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan sekaligus menjaga semangat kebangsaan.

“Kita tetap menyanyikan lagu Indonesia Raya meski dalam kondisi berduka.”

Bagi Ganjar, momen tersebut menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tetap dapat dirasakan di tengah berbagai keterbatasan dan musibah yang sedang dihadapi masyarakat.

(Muhsin/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *