Andi Azwan Bongkar Perjalanan Politik Denny Indrayana, Sebut Sayembara Ijazah Gibran Cuma Cari Panggung

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ketua Umum Jokowi Mania (Jokman) Nusantara Andi Azwan menyoroti perjalanan politik pakar hukum tata negara Denny Indrayana di tengah polemik dokumen pendidikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Andi menilai sejumlah peristiwa dalam perjalanan politik Denny menarik untuk dicermati, terutama setelah mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM tersebut kembali aktif mempertanyakan dokumen pendidikan Gibran.
Menurut Andi, Denny sebelumnya pernah menjadi kader partai politik dan mengikuti kontestasi Pilkada Kalimantan Selatan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Ia mencoba lagi peruntungan sebagai Caleg dari Demokrat. Juga gagal kembali. Setelah itu dia berangkat ke Australia. Ini yang menarik, terus tiba-tiba muncul di kasus ijazah pak Jokowi” kata Andi, dikutip Sabtu (15/8/2026).
Andi kemudian menyinggung keterlibatan Denny dalam polemik ijazah Jokowi. Ia menyebut Denny sempat mendampingi Roy Suryo dalam perkara tersebut.
Menurut Andi, Denny sempat aktif muncul di sejumlah stasiun televisi dan pemberitaan sebelum kemudian kembali jarang terlihat.
“Kalau tidak salah ia mendampingi Roy Suryo. Ada beberapa bulan muncul di stasiun televisi kemudian menghilang kembali,” terangnya.
Denny Kembali Soroti Ijazah Gibran
Kini, Denny kembali muncul dalam polemik dokumen pendidikan. Namun, sorotan yang disampaikannya kali ini berkaitan dengan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Denny diketahui aktif mempertanyakan dokumen pendidikan Gibran. Ia bahkan membuka sayembara bagi masyarakat yang mampu menunjukkan atau mendapatkan dokumen pendidikan Gibran.
Dalam perkembangan terakhir yang disebut dalam materi pernyataan Andi, nilai hadiah sayembara tersebut telah mencapai Rp250 juta.
Andi menilai rangkaian keterlibatan Denny dalam polemik ijazah perlu dilihat secara utuh. Ia menduga polemik tersebut juga dapat menjadi ruang bagi Denny untuk kembali mendapatkan perhatian publik.
“Jadi kalau kita lihat di sini, ini adalah semacam pansos lah,” ujar Andi.
Denny Buka Sayembara Dokumen Pendidikan Gibran
Sebelumnya, Denny Indrayana membuat sayembara di tengah polemik mengenai dokumen pendidikan Gibran.
Dalam pernyataannya, Denny menawarkan hadiah bagi pihak yang mampu menunjukkan atau mendapatkan ijazah sekolah menengah pertama atau sederajat milik Gibran.
“Siapa pun yang bisa menunjukkan atau mendapatkan ijazah sekolah menengah pertama/sederajat mas wapres, akan saya berikan hadiah Rp100 juta. Tadinya mau Rp1 miliar, tapi istri saya bilang, ‘aduh, kebanyakan.’ Maklum kita tidak punya berangkas dengan emas dan dolar,” kata Denny.
Source link
