News

Prabowo Ajukan Dua Perempuan di Pucuk Pimpinan BI, Prof Jimly Asshiddiqie: Mungkin Dinamika Sistem Moneter RI Bisa Lebih Tenang



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pakar hukum tata negara, Jimly Asshiddiqie memberikan respons atas keputusan Presiden Prabowo Subianto menempatkan dua tokoh perempuan di pucuk pimpinan Bank Indonesia.

Kedua tokoh perempuan sebagai calon pimpinan BI dimaksud yakni calon Gubernur BI, Destry Damayanti dan calon Deputi Gubernur Senior BI, Aida S Budiman.

Prof Jimly berharap, melalui penunjukan dua tokoh perempuan sebagai calon tunggal di pimpinan BI itu, dinamika sistem keuangan Indonesia bisa lebih tenang.

“Mungkin dinamika sistem moneter RI bisa jadi lebih tenang, setelah BI dipimpin 2 tokoh perempuan yg hebat2 ini,” kata Prof Jimly dikutip dari akun media sosialnya, @JimlyAs, Jumat (14/8/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengajukan sosok Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif menggantikan Perry Warjiyo.

Destry yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI tengah menunggu proses fit and proper test di Komisi XI DPR RI.

Destry sendiri dikenal memiliki latar belakang ekonom. Dia juga pernah mencabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI 2019-2024.

Selain Destry Damayanti yang diajukan Presiden Prabowo sebagai calon tunggal Gubernur BI, presiden juga telah mengusulkan nama lain untuk jabatan berbeda di BI.

Untuk posisi Deputi Gubernur Senior BI, Presiden Prabowo mengajukan nama Aida S. Budiman.

Dua nama lainnya masing-masing Solikin M. Juhro sebagai calon Deputi Gubernur BI, dan Anwar Bashori sebagai calon Deputi Gubernur BI. (fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *