Kaesang Pangarep: Elektabilitas PSI Boleh Naik, tapi Itu Bukan Garis Finis, Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Kerja kerja Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan menggandeng Jokowi terbilang sukses mendongkrak elektabilitas mereka hingga bersaing dengan partai besar.
Elektabilitas partai tersebut mencapai 4,1 persen dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) beberapa waktu lalu.
Hasil tersebut membuat optimisme di internal PSI menguat. Namun, Ketua Umum PSI menegaskan capaian itu tidak boleh membuat partainya terlena.
Baginya, angka survei justru menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus dibalas melalui kerja nyata.
Elektabilitas Naik Bukan Tujuan Akhir
Kaesang menyambut capaian elektabilitas tersebut dengan sikap optimistis. Meski demikian, ia tidak ingin angka 4,1 persen diperlakukan sebagai titik akhir perjuangan partai.
Dikatakan Kaesang, dukungan yang tercermin dalam survei harus menjadi dorongan bagi PSI untuk terus bekerja dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
“Elektabilitas PSI boleh naik, tapi itu bukan garis finis,” ujar Kaesang dikutip fajar.co.id dari Facebook pribadinya, Rabu (12/8/2026).
Kepercayaan Publik Harus Dibayar Kerja Nyata
Lebih lanjut, putra bungsu Jokowi itu menekankan bahwa kepercayaan masyarakat memiliki konsekuensi.
Dukungan yang mulai tumbuh harus dijaga melalui tindakan yang bisa dirasakan langsung oleh publik.
Ia mengingatkan agar partainya tidak berhenti pada komunikasi politik maupun pernyataan semata.
“Itu adalah pengingat bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan kerja nyata, bukan sekadar kata-kata,” tandasnya.
Jokowi Minta Kader PSI Kerja Lebih Keras
Sebelumnya, Jokowi mengingatkan seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar tidak cepat berpuas diri dan terus memperkuat kerja-kerja politik di tengah masyarakat.
Menurut Jokowi, perjuangan PSI tidak hanya berorientasi pada perolehan kursi di parlemen, melainkan juga membangun kekuatan organisasi hingga ke tingkat akar rumput sebagai modal menghadapi Pemilu 2029.
Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2026).
Di hadapan ribuan kader, Jokowi menegaskan bahwa PSI memiliki target yang lebih besar dibanding hanya memastikan keterwakilan di DPR RI.
Meski demikian, ia memilih tidak mengungkap secara rinci sasaran yang dimaksud.
“Target kita bukan hanya target masuk Senayan. Tapi ada target besar yang pingin kita capai. Tapi nggak usah disampaikan di sini,” ucap Jokowi.
Ia kemudian menjelaskan bahwa kekuatan partai tidak semata-mata diukur dari jumlah kursi legislatif, tetapi juga dari kokohnya struktur organisasi hingga tingkat desa.
Source link
