News

Mundur dari PKN, Anas Urbaningrum Tinggalkan Politik?



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Anas Urbaningrum meluruskan informasi mengenai statusnya di Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Namanya masih disebut dalam sejumlah pemberitaan sebagai Ketua Umum PKN, meski ia mengaku sudah tidak lagi menduduki posisi tersebut.

Anas menegaskan dirinya telah mengundurkan diri sebagai Ketua Umum sekaligus anggota PKN sejak awal 2026. Keputusan itu, kata dia, diambil atas pertimbangan pribadi dan membuatnya memilih untuk sementara waktu jeda dari aktivitas kepartaian.

“Dari beberapa pemberitaan, saya masih ditulis sebagai Ketua Umum PKN,” ujar Anas, dikutip fajar.co.id, Selasa (11/8/2026).

Menurut Anas, penjelasan tersebut perlu disampaikan agar publik memperoleh informasi yang tepat mengenai posisi politiknya saat ini.

“Perlu diinformasikan bagi yang belum mengetahui bahwa sejak awal tahun 2026, saya sudah mengundurkan diri sebagai Ketua Umum dan anggota PKN,” katanya.

Anas mengatakan keputusan untuk meninggalkan PKN dilandasi alasan pribadi. Ia memilih mengambil jeda dari aktivitas politik yang berkaitan langsung dengan organisasi partai.

“Dengan alasan pribadi, saya memutuskan jeda berpartai,” ujarnya.

Dengan demikian, Anas menegaskan bahwa dirinya tidak lagi memiliki posisi struktural maupun status sebagai kader PKN.

Ia juga meluruskan mengenai siapa yang saat ini memimpin partai tersebut.

Anas menyebut posisi Ketua Umum PKN kini diemban oleh I Gede Pasek Suardika, yang disebutnya sebagai sahabatnya.

“Ketua Umum PKN adalah sahabat saya I Gede Pasek Suardika,” kata Anas.

Menurut Anas, kepemimpinan Pasek telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum RI melalui surat keputusan yang diterbitkan pada 2 Maret 2026.

“(I Gede) sudah mendapatkan SK dari Kementerian Hukum RI pada tanggal 2 Maret 2026. Bli Pasek adalah sosok yang tepat memimpin PKN,” tuturnya.

Penjelasan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan PKN telah beralih dan Anas tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan partai.

Meski memilih meninggalkan PKN, Anas menegaskan dirinya tidak berhenti berpolitik.

Ia mengatakan aktivitas politik tetap menjadi bagian dari kehidupannya, tetapi kini dilakukan dengan cara dan ruang yang berbeda, tanpa keterikatan dengan partai tertentu.

“Apakah saya berhenti berpolitik? Tidak,” tegas Anas.

Anas mengatakan dirinya kini ingin lebih banyak mendampingi anak-anak muda dalam membangun kesadaran sebagai calon pemimpin masa depan.

Menurut dia, proses tersebut tidak sekadar berkaitan dengan kemampuan politik, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter, kecakapan, dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *