Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Yudhistira: Sinyal Restu Prabowo Kuat Kali

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) mulai mengerucut. Nama Destry Damayanti menjadi satu-satunya kandidat yang diajukan untuk mengikuti proses pemilihan di DPR RI.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari profesional hukum lulusan Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Yudhistira Buana Cipta Ismara.
Dikatakan Yudhistira, munculnya satu nama sebagai calon tunggal dapat dibaca sebagai sinyal kuat adanya restu Presiden Prabowo Subianto terhadap Destry Damayanti.
Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI
Yudhistira menyoroti keputusan hanya mengajukan satu nama dalam proses pencalonan Gubernur BI.
Ia menilai pemerintah sebenarnya memiliki opsi untuk mengajukan lebih dari satu kandidat sehingga terjadi proses kompetisi sebelum penentuan akhir.
“Calon tunggal loh nih guys! Artinya sinyal restu Prabowo ke Destry Damayanti kuat kali,” ujar Yudhistira, dikutip fajar.co.id, Senin (10/8/2026).
Baginya, Presiden Prabowo sebenarnya memiliki ruang untuk mengajukan dua atau bahkan tiga nama kepada DPR.
Yudhistira kemudian menyinggung nama Thomas Djiwandono sebagai salah satu figur yang menurutnya juga bisa saja diajukan dalam proses pencalonan tersebut.
Ia membayangkan apabila lebih dari satu nama diajukan, para kandidat dapat mengikuti proses seleksi dan bersaing untuk mendapatkan dukungan.
“Sebenarnya bisa aja Prabowo ajukan 2-3 nama, bisa aja dia ajukan juga si Thomas Djiwandono kan?,” timpalnya.
Lanjut Yudhistira, pencalonan lebih dari satu kandidat akan membuat proses seleksi berlangsung dengan mekanisme kompetisi.
“Saling bertandinglah mereka tuh, kalo calonnya lebih dari satu,” bebernya.
Destry Berpeluang Cetak Sejarah
Selain menyentil aspek politik dalam pencalonan, Yudhistira juga melihat peluang Destry Damayanti untuk mencatat sejarah baru apabila berhasil melewati seluruh tahapan seleksi.
Destry disebut akan menjalani proses fit and proper test di Komisi XI DPR RI.
Jika proses tersebut berjalan lancar dan mendapatkan persetujuan, Destry berpeluang menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia secara definitif.
“For your information, kalau Destry lolos fit and proper test di Komisi XI DPR, dia akan menjadi pertama, secara definitif sebagai gubernur wanita dalam sejarah Indonesia Raya!” tegasnya.
Dengan demikian, pencalonan Destry tidak hanya menjadi perhatian karena statusnya sebagai calon tunggal, tetapi juga karena peluangnya menciptakan sejarah baru dalam kepemimpinan bank sentral Indonesia. (Muhsin/fajar)
Source link
