Kepala Bakom Gibranku Skakmat Sayembara Denny Indrayana: Profesor Seharusnya Paham Kedudukan Wapres

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Polemik mengenai latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus tak diperbincangkan setelah Pakar Hukum Tata Negara, Prof Denny Indrayana, menggelar sayembara untuk mendapatkan ijazah SMA atau sederajat milik putra sulung Jokowi tersebut.
Manuver tersebut ternyata membuat sejumlah pihak di lingkaran pendukung Gibran angkat bicara.
Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Gibranku, Endani, bahkan mengaku heran dengan kegaduhan yang terus muncul terkait dokumen pendidikan Wakil Presiden.
Dikatakan Endani, pihaknya tidak perlu terus-menerus memberikan klarifikasi terhadap persoalan yang dinilainya sudah memiliki mekanisme dan tahapan tersendiri.
Endani Sebut Tidak Perlu Klarifikasi Lagi
Endani menegaskan posisi Gibran sebagai Wakil Presiden memiliki landasan konstitusional yang semestinya dipahami oleh seorang akademisi hukum tata negara.
Ia mengatakan, Denny Indrayana sebagai profesor seharusnya lebih memahami kedudukan, tugas, serta tanggung jawab seorang Wakil Presiden dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
“Sebenarnya ranah kami tidak perlu lagi mengklarifikasi hal yang tidak mungkin terjadi,” ujar Endani kepada fajar.co.id, Senin (10/8/2026).
Baginya, polemik yang terus digulirkan mengenai ijazah Gibran tidak semestinya membuat pihaknya harus memberikan respons berulang kali.
Pertanyakan Status Denny sebagai Profesor
Skakmat, Endani menyinggung latar belakang akademik Denny Indrayana.
Ia menganggap gelar profesor yang disandang Denny semestinya membuatnya memahami persoalan konstitusional secara lebih menyeluruh.
“Karena bagi kami, bang Denny sebagai profesor lebih banyak memahami bagaimana kedudukan Wakil Presiden secara konstitusional dan bagaimana pula tugas dan tanggung jawab kerjanya,” timpalnya.
Alih-alih memperpanjang perdebatan mengenai sayembara tersebut, Endani justru melontarkan ajakan santai kepada Denny Indrayana.
Ia mengisyaratkan agar Denny berdiskusi lebih banyak mengenai persoalan tersebut, khususnya terkait kedudukan Wakil Presiden dalam sistem ketatanegaraan.
“Sepertinya bang denny harus lebih banyak ngopi lagi di Kalsel dengan saya,” tandasnya.
Sebelumnya, Denny Indrayana, membuat sayembara dengan hadiah Rp100 juta bagi yang mampu menunjukkan ijazah asli SMA atau sederajat milik Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Denny menyampaikan tantangan tersebut di tengah sikapnya yang selama ini mempertanyakan keabsahan pendidikan Gibran.
Ia memberikan pilihan yang tegas, jika ijazah asli dapat ditunjukkan, dirinya menyatakan akan menghentikan desakan agar Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden.
Source link
