News

Akshay Melwani: Masa Depan Industri Hiburan Ditentukan AI, IP, dan Komunitas Digital



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Di saat sebagian investor masih memandang industri hiburan sebagai sektor konsumsi, semakin banyak pelaku pasar global yang mulai melihat entertainment sebagai bagian dari emerging asset class yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Perubahan cara pandang tersebut mendorong hadirnya model bisnis baru yang menggabungkan media, teknologi, komunitas digital, dan intellectual property menjadi sebuah ekosistem bernilai ekonomi.

Pandangan tersebut menjadi salah satu landasan yang dibawa Akshay Melwani, Chief Executive Oficer SHOW Token, dalam mengembangkan platform entertainment berbasis teknologi. Di bawah kepemimpinannya, SHOW mengumumkan komitmennya untuk membangun ekosistem hiburan (entertainment ecosystem) di Indonesia, dengan fokus pada pengembangan ekonomi kreator (creator economy), platform media, kecerdasan buatan (AI), serta infrastruktur blockchain yang saling terintegrasi.

Menurut Akshay, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan industri hiburan digital di kawasan. Selain memiliki salah satu pasar dengan jumlah layar bioskop terbesar di Asia Tenggara, Indonesia juga mencatat tingkat kunjungan penonton bioskop tertinggi di kawasan, sementara lebih dari 70 persen pendapatan box ofice nasional dalam beberapa tahun terakhir berasal dari film lokal.

Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kualitas industri kreatif Indonesia sekaligus
besarnya peluang untuk membangun ekosistem entertainment yang berkelanjutan. Berbeda dengan pelaku industri kreatif pada umumnya, Akshay membawa perspektif strategis dari dunia pasar modal global.

Profesional investasi berusia 30 tahun pemegang gelar Master’s in Finance ini telah mengasah keahliannya di sejumlah institusi keuangan internasional terkemuka, termasuk memimpin riset pasar di divisi Equity Research Macquarie Group serta mengeksekusi berbagai transaksi strategis di divisi Investment Banking Mandiri Sekuritas.

Kombinasi rekam jejak finansial yang kuat inilah yang menjadi motor penggerak SHOW Token dalam merevolusi struktur finansial film di Asia Tenggara.

Pengalaman di equity research dan investment banking membentuk pendekatan Akshay dalam melihat sebuah industri. Selama bertahun-tahun, ia terbiasa melakukan analisis fundamental terhadap perusahaan publik, mengevaluasi valuasi bisnis, mengidentifikasi peluang pertumbuhan jangka panjang, hingga memahami bagaimana perubahan perilaku konsumen dapat memengaruhi nilai sebuah perusahaan di mata investor.

Perspektif tersebut kemudian membawanya melihat perubahan yang sedang terjadi pada
industri media dan hiburan global. Menurutnya, perusahaan entertainment modern tidak lagi hanya bergantung pada produksi konten semata, melainkan membangun intellectual property, komunitas digital, dan ekosistem kreator yang mampu menciptakan nilai ekonomi secara berkelanjutan.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *