News

Jawaban BGN Terkait Viralnya Sejumlah Dapur MBG di Berbagai Daerah Berhenti Operasi



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA – Jagat media sosial dalam beberapa hari terakhir diramaikan dengan beredarnya sejumlah pengumuman penghentian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Informasi tersebut memicu tanda tanya publik mengenai kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu programprioritas pemerintah.

Kabar itu mencuat setelah sejumlah akun media sosial yang berkaitan dengan pelaksana program MBG mengunggah pemberitahuan penghentian layanan sementara mulai Senin, 8 Juni 2026.

Pengumuman SPPG Viral di Media Sosial

Salah satu unggahan yang banyak diperbincangkan berasal dari akun TikTok SPPG Kediri Pare Palem.

Melalui unggahan bernuansa hitam-putih yang disertai musik melankolis, akun tersebut mengumumkan penghentian sementara operasional dapur MBG.

“Mohon maaf, kami berhenti operasional sementara hingga waktu yang tidak ditentukan,” demikian keterangan akun tersebut.

Unggahan serupa kemudian bermunculan dari sejumlah akun lain yang mengatasnamakan SPPG di berbagai wilayah.

Di antaranya SPPG Bandar Pulau, SPPG Mandalajaya 2, SPPG Tangerang Kresek Renged 2, hingga SPPG Krecek Badas.

Ramainya unggahan tersebut membuat banyak warganet berspekulasi bahwa program MBG mengalami penghentian secara luas.

Munculnya pengumuman dari berbagai dapur MBG membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai nasib program yang selama ini menjadi andalan pemerintah dalam pemenuhan gizi anak-anak sekolah dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Berbagai spekulasi pun berkembang di media sosial, terutama terkait kemungkinan adanya penghentian program secara nasional.

Namun, pemerintah memastikan informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

BGN Tegaskan MBG Tidak Dihentikan

Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung memberikan klarifikasi.

BGN menegaskan tidak pernah mengeluarkan kebijakan penghentian Program Makan Bergizi Gratis secara nasional. Program tersebut disebut tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Kepala BGN, Nanik S. Deyang, meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa verifikasi dari sumber resmi.

“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional,” ucap Nanik, dikutip pada Senin siang.

Menurutnya, seluruh informasi terkait pelaksanaan program MBG hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi pemerintah maupun BGN.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *