7 April Kenang Kecelakaan Maut Pembalap F1 Jim Clark, Penyebabnya Masih Misteri

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Tepat hari ini, 7 April diperingati sebagai salah satu momen terkelam di ajang balap mobil paling bergengsi Formula 1 atau F1
Di hari ini, salah satu pembalap legendaris F1 Jim Clark meninggal dunia dalam kecelakan fatal saat mengikuti ajang Formula Dua di Hockenheimring, Jerman, pada tahun 1968.
Clark yang saat itu berusia 32 tahun, kehilangan kendali atas mobil Lotus-Cosworth miliknya ketika melaju dengan kecepatan tinggi.
Kecepatan di lintasan diketahui mencapai 170 mil per jam atau 274 kilometer per jam, sebelum mobilnya keluar jalur, terguling, dan menghantam pohon di area terpencil sirkuit.
Juara dunia dua kali di ajang F1 itu mengalami cedera parah, termasuk patah leher dan retak tengkorak.
Ia dinyatakan meninggal sebelum sempat tiba di rumah sakit, dikutip dari laman BBC, Selasa (7/4/2026).
Penyebab Kecelakaan Belum Dipastikan
Setelah waktu berlalu namun penyebab pasti kecelakaan yan dialami oleh Clark belum bisa dipastikan sampai saat ini.
Sejumlah pihak menduga adanya masalah teknis pada sistem kemudi atau suspensi gandar belakang. Meski lintasan sempat diguyur hujan sebelum balapan, kondisi tersebut tidak diyakini menjadi faktor utama insiden.
Dalam kecelakaan tragis itu hadir seorang marshal lintasan. Ia menggambarkan kejadian berlangsung sangat cepat, saat mobil Clark tiba-tiba tergelincir ke kiri, keluar jalur, dan menghantam pohon dengan keras hingga hancur berkeping-keping.
Sekitar 80.000 penonton yang memadati sirkuit baru mengetahui kabar tersebut dua jam kemudian melalui pengeras suara.
Source link
