Menhaj Gus Irfan Akui Angkat 2 Anaknya Jadi Tenga Ahli, Simak Penjelasan Lengkapnya

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Menteri Haji dan Umrah (menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gs Irfan tak membantah angkat dua anaknya sebagai tenaga ahli di kementerian yang dia pimpin.
Meski begitu, dia mengatakan pengangkatan itu tak serta merta. Ada alasan historis yang jadi latar belakang.
Irfan menuturkan, sebelum Kementerian Haji dan Umrah menjadi kementerian. Mulanya ialah Badan Penyelenggara Haji (BPH).
Usai dia dilantik saat itu, BPH belum memiliki struktur organisasi. Alih-alih kantor dan staf pendukung.
“Keluar dari istana kita enggak punya staf, kita enggak punya kantor, kita enggak punya apa-apa,” kata Irfan melalui keterangan resmi, Jumat (23/10/2026).
Pada intinya, Irfan menggambarkan kondisi saat itu sangat serba terbatas. Dia pun berinisiatif minta bantuan ke sejumlah pihak terdekat.
Di antaranya santri yang dekat dengan dirinya. Serta anggota keluarga, termasuk anaknya.
Begitu pula dengan Wakil Menteri Haji (Wamenhaj) saat ini, Dahnil Anzar Simanjuntak.
“Akhirnya Bang Dahnil disambut timnya, kebetulan beliau dari Kementerian Pertahanan, saya disambut santri-santri saya dan sama anak saya,” ungkap Irfan.
Bantuan itu, menurutnya dilakukan seara sukarela. Tanpa menuntut kompensasi apapun.
“Dan mereka ini yang tanpa diminta membantu pembentukan badan penyelenggara haji itu. Tanpa gaji tanpa apa-apa selama 3 atau 4 bulan. Itu yang terjadi,” terangnya.
Belakangan, saat BPH betransformasi jadi Kemenhaj, pihak yang membantu seara suka rela dialihkan jadi tenaga ahli. Sebagian lainnya kembali pada aktivitas sebelumnya.
“Sampai kemudian ada beberapa yang saya masukkan menjadi tenaga ahli, ada sebagian kembali ke basic-nya tuh ada yang balik ke pondok, ada yang balik ini, karena mereka hanya sekadar ikhlas membantu,” imbuhnya.
Sebagai menteri, dia mengaku punya hak mengangkat tenaga ahli.
“Kementerian Haji, sebagai menteri saya punya hak untuk menetapkan tiga staf khusus, saya ambil cuma satu. Saya dapat lima tenaga ahli, saya ambil cuma empat,” pungkasnya.
Angkat 2 Anak Jadi Staf Ahli
Pengangkatan itu terungkap melalui Surat Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 yang viral di media sosial.
Surat itu menunjukkan penagangkatan sembilan tenaga ahli Menteri Haji dan Umrah. Di antara sembilan nama, ada dua nama anaknya.
Irrfan sendiri diketahui punya tiga anak. Di antara tiga anaknya, dalam SK pengangkatan tersebut, ada dua nama anaknya.
Ada nama Barbarossa Muhammad Farros yang berada di urutan kedua. Kemudian nama Gibran Muhammad Fawwas di urutan tujuh.
Menariknya, surat pengangkatan itu ditandatangani oleh Irfan, ayah dua anak tersebut.
Source link
