News

Gus Hilmi Kecam Promosi Miras Pakai Ayat Alquran: Kalian Sudah Kelewatan



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Dugaan penggunaan ayat Alquran dalam promosi minuman keras (miras) merek Newport menuai kecaman dari sejumlah pemuka agama.

Cara promosi yang mengaitkan hafalan ayat suci dengan hadiah minuman beralkohol dianggap telah melampaui batas kepatutan.

Salah satu yang angkat suara yakni Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Gus Hilmi Firdausi.

Ia meminta pihak Newport segera memberikan penjelasan kepada publik sekaligus menyampaikan permohonan maaf.

Gus Hilmi: Newport Sudah Kelewatan

Gus Hilmi secara terbuka mengecam strategi promosi yang disebut mengajak pengunjung melafalkan hafalan ayat Alquran untuk memperoleh minuman beralkohol.

“Untuk Brand Miras Newport, kalian sudah kelewatan,” ujar Gus Hilmi kepada fajar.co.id, Rabu (12/8/2026).

Kata dia, penggunaan ayat suci sebagai bagian dari promosi produk minuman keras merupakan persoalan serius yang tidak bisa dianggap sekadar gimmick pemasaran.

Minta Newport Segera Klarifikasi

Gus Hilmi juga mendesak pihak Newport tidak tinggal diam menghadapi polemik yang berkembang di masyarakat.

“Membuat promosi hafal ayat Alquran ditukar sama Miras,” tegasnya.

Ia meminta pihak terkait segera memberikan klarifikasi mengenai promosi tersebut agar persoalan tidak semakin meluas.

“Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!,” tandasnya.

Untuk diketahui, promosi minuman beralkohol merek Newport mendadak menuai kecaman di media sosial.

Kontroversi itu muncul setelah produk tersebut disebut menggelar aktivitas promosi berupa tantangan melafalkan hafalan ayat Alquran dengan imbalan minuman beralkohol gratis pada Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut diketahui berlangsung di salah satu stan pameran dalam festival musik The Sounds Project.

Promosi itu dikaitkan dengan produk yang diproduksi oleh Orang Tua (OT) Grup.

Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial Newport, @newport.tanpabatas, terlihat seorang pengunjung perempuan berdiri di area stan dan melafalkan Surat Ad-Dhuha.

Setelah menyelesaikan bacaannya, suasana di sekitar stan terdengar riuh. Tawa serta sorakan dari pembawa acara dan sejumlah staf penjual terdengar dalam rekaman yang beredar tersebut.

Aksi promosi dengan menggabungkan hafalan ayat Alquran dan pemberian minuman beralkohol itu kemudian memantik reaksi keras dari sejumlah warganet. (Muhsin/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *