Dikuliti Pengacara Dokter Tifa, KTP Azwan Tanpa Tambahan Andi, Pendiri Salah Satu Organisasi Tionghoa

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Polemik seputar identitas Azwan kini semakin terbuka. Dia diketahui memiliki nama alias Goh Peng Lie, pendiri sekaligus Wakil Ketua Umum PETIR (Persatuan Tionghoa Indonesia Raya), sebuah organisasi sayap dari Partai Gerindra yang dibentuk pada tahun 2010.
Nama tersebut baru-baru ini menjadi sorotan dalam persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Joko Widodo di PN Jakarta Timur.
Hal itu kembali menjadi sorotan dari praktisi hukum yang juga pengacara yang mendampingi Dokter Tifa, Abdullah Alkatiri. Dia mempertanyakan kejelasan nama serta latar belakang identitas yang bersangkutan.
Dalam dialog yang disiarkan salah satu stasiun TV nasional, Abdullah Alkatiri mengungkapkan kebingungannya terkait perbedaan nama yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan nama yang kerap digunakan di ruang publik.
Menurutnya, berdasarkan data resmi di KTP, yang bersangkutan tercatat hanya bernama Azwan tanpa tambahan nama “Andi”.
“Kalau Azwan ini sesuai KTP, ya, dia enggak pakai ‘Andi’. Aswan ini, yang saya tahu, sesuai KTP ya begitu,” ujar Abdullah Alkatiri sebagaimana dikutip fajar.co.id dari tayangan video yang kini viral, Rabu (21/10/2026).
Ia juga menyoroti penggunaan nama tenar atau tambahan “Andi” yang sempat memunculkan perdebatan dalam diskusi maupun substansi persoalan yang sedang dibahas. Alkatiri menilai, penyematan nama tersebut kerap memicu perbincangan yang melebar, termasuk isu-isu sensitif yang dilontarkan dalam perdebatan.
“Dia bilang, ‘Ah, Andi itu kan enggak tahulah, mungkin nama tenar.’ Tapi yang jelas, KTP dia Azwan. Makanya saya tanya, nama saya enggak kepikir lho kalau yang dihadirkan itu Azwan yang ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alkatiri mempertanyakan keterlibatan dan kejelasan identitas Azwan dalam organisasi PETIR (Persatuan Tionghoa Indonesia Raya) yang kerap menjadi sorotan publik.
Dia menekankan pentingnya transparansi identitas agar pokok persoalan yang sedang dibahas tidak kabur akibat perdebatan nama.
Diketahui, nama Andi Azwan makin tenar beberapa waktu belakangan karena kerap tampil membela Jokowi dan Gibran terutama saat polemik ijazah keduanya makin ramai disorot publik.
Azwan juga beberapa kali tampil di persidangan, termasuk saat Mahkamah Konstitusi mengumumkan bahwa Gibran Rakabuming Raka tak memiliki ijazah SMA sederajat yang merupakan syarat mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Presiden dalam UU Pemilu.
Terbaru, pengakuan dan kesaksian Ketua Umum Militan Gibran 08 Nusantara, ini pada persidangan kasus pencemaran nama baik Joko Widodo (Jokowi) juga viral.
Source link
