NewsTechnology

Smartphone Baru Pakai RAM Bekas Berusia 6 Tahun, Aman? • Jagat Gadget


Smartphone baru ternyata bisa memakai RAM bekas dari perangkat yang sudah berusia 5–6 tahun. Sejumlah produsen smartphone China dikabarkan mulai melakukan ini demi menjaga produksi tetap berjalan di tengah mahalnya harga memori.

Smartphone Baru Pakai RAM Bekas

Ya, seperti yang kita tahu harga DRAM terus naik dan pasokannya makin sulit didapat. Produsen smartphone pun harus mencari cara agar tetap bisa memproduksi perangkat, terutama untuk kelas pemula yang punya margin keuntungan tipis.

Salah satu caranya adalah mengambil DRAM dari perangkat lama, mengujinya, lalu memasangnya kembali ke smartphone baru. Komponen tersebut tidak bisa asal dipakai karena kondisinya harus diperiksa terlebih dahulu.

RAM Bekas Dari Smartphone Lama, Dipakai Ulang

Pasar komponen bekas di Huaqiangbei, Shenzhen, China, ikut mendukung praktik ini. Kawasan tersebut dikenal sebagai pusat perdagangan komponen elektronik, termasuk DRAM hasil daur ulang.

Penggunaan RAM bekas juga memperlihatkan betapa beratnya tekanan harga memori terhadap industri smartphone. Sementara produsen PC dilaporkan sudah mengamankan pasokan melalui kontrak jangka panjang hingga 2027, produsen smartphone masih harus menghadapi ketidakpastian harga dan ketersediaan komponen.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07s Resmi di Indonesia, Pakai Helio G99+ dan Update 6 Tahun

Belum diketahui merek dan model smartphone mana saja yang memakai DRAM daur ulang. Namun, jika praktik ini makin meluas, konsumen tentu perlu lebih cermat melihat kualitas perangkat yang dibeli, bukan cuma spesifikasi di atas kertas.

Menurut kalian sendiri, kalau smartphone baru terpaksa harus pakai DRAM daur ulang seperti ini apakah masih layak untuk dibeli? Atau harus ada transparansi supaya konsumen berhak mengetahui konsekuensi yang akan mereka pilih?

Sumber






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *