Saling Balas Pernyataan Jokowo dan Roy Suryo, Ali Syarief: Saatnya untuk Membantah dengan Tunjukkan Ijazah Asli

PORTALUTAMA.NET,JAKARTA — Jurnalis senior, Ali Syarief memberi pernyataan menarik dan jadi balasan soal pernyataan dari mantan Presiden Joko Widodo.
Ini berkaitan dengan isu ijazah yang saat ini melibatkan nama Jokowi bahkan sampai menyentuh anaknya saat ini yaitu Gibran Rakabuming Raka.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Ali Syarief memberi peringatan dan berharap untuk tidak terkecoh dengan pernyataan Jokowi.
Pernyataannya soal tantangan untuk membuktikan bagi pihak yang bicara soal isu ijazaj palsu Jokowi termasuk Roy Suryo dan Dokter Tifa
“Jangan terkecoh oleh pernyataan Jokowi; “yang menuduh itu harus membuktikan”,” tulis Ali Syarief dikutip Minggu (18/10).
Menurut Ali Syarief sosok Dokter Tifa dan Roy Suryo sudah memberikan pembuktian soal ijazah ini dan diunggah oleh Dian Sandi.
“Roy dan Tifa itu sudah membuktikan bahwa ijazah yang diunggah Dian Sandi itu palsu,” ujarnya.
Jadi menurutnya, kini giliran Jokowi untuk memberikan bantahan soal isu ijazah palsu ini dengan memperlihatkan ijazah aslinya.
“Palsu dan asli ijazah tsb – kini giliran Jokowi untuk membantahnya dengan memperlihatkan ijazahnya,” jelasnya.
Jika nantinya benar ijazah ini asli, maka Ali Syarief menyebut bisa mengambil tindakan begitu juga sebaliknya dengan Roy Suryo dan Dokter Tifa.
“Kalau asli, penjarakan Roy dan Tifa – Kalau palsu, Jokowi yang harus dipenjarakan!!!,” terangnya.
Pernyataan Jokowi
Sebelumnya, Jokowi menuduh isu ijazahnya dan Gibran dimotori “penumpang gelap” meluncurkan operasi politik.
Ia mengatakan isu ijazah dilontarkan untuk merusak reputasi politiknya. Namun, Jokowi tidak mengungkap secara tegas pihak mana yang disebutnya “penumpang gelap.”
“Iya kan sudah saya sampaikan sejak awal, ini ada operasi politik, kemudian ada penumpang gelap yang menunggangi lagi. Jadi menjadi ramai sekali,” kata Jokowi di Surakarta, Jumat (16/10) lalu.
“Bisa saja memang sekali lagi operasi politik untuk men-downgrade reputasi politik seseorang,” tuturnya.
Di sisi lain, kasus tuduhan ijazah palsu Joko Widodo, Roy Suryo, membantah isu “penumpang gelap” dalam skandal ijazah Joko Widodo dan anaknya, Gibran Rakabuming Raka.
Pernyataan ini disampaikan Roy Suryo menanggapi tuduhan Jokowi bahwa ada “operasi politik” dan “penumpang gelap” terkait ijazahnya dan Gibran yang dipermasalahkan.
Menurutnya, para penggugat memiliki identitas dan tuntutan yang jelas, yakni agar ayah dan anak itu menunjukkan ijazah asli.
“Siapa yang penumpang gelap? Biasa kan, dia memang selalu bilang ada partai, ada orang, tetapi begitulah kita tahu sendiri karakter dia,” kata Roy Suryo di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Source link
