PSI Dibandingkan PDIP, Dian Sandi: Kami Turun Naik, Mereka Turun Terus

PORTALUTAMA.NET – Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama merespons hasil survei terbaru Poltracking Indonesia. Ia membandingkan tren elektabilitas PSI dengan PDI Perjuangan (PDIP).
Dian menegaskan, elektabilitas PSI masih mengalami fluktuasi dalam sejumlah survei. Sementara itu, ia menyebut elektabilitas PDIP menunjukkan tren penurunan.
“PSI memang turun naik dari beberapa survei, tapi PDIP tetap turun seiring kenaikan Gerindra. Saya heran kenapa mereka ingin kelahinya sama PSI terus?” kata Dian Sandi, Kamis (24/9/2026).
Sebelumnya, survei Poltracking Indonesia periode 14–20 Agustus 2026 mencatat tren berbeda antara PDIP dan PSI.
PDIP yang kini berada di luar pemerintahan mengalami penurunan elektabilitas selama empat bulan berturut-turut. Elektabilitas PDIP tercatat sebesar 15,4 persen pada Maret 2026, kemudian turun menjadi 14,4 persen pada Mei, 12,3 persen pada Juli, dan 11,6 persen pada Agustus 2026.
Meski masih berada di posisi kedua secara nasional, angka 11,6 persen menjadi elektabilitas terendah PDIP sepanjang 2026 dalam rangkaian survei Poltracking Indonesia.
Sementara itu, elektabilitas PSI masih fluktuatif di papan bawah. Dalam survei yang melibatkan 1.220 responden di 38 provinsi tersebut, PSI memperoleh elektabilitas sebesar 2,3 persen.
Angka tersebut menempatkan PSI masih di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen. Jika PT dinaikkan menjadi 5 persen sesuai wacana yang berkembang, jarak elektabilitas PSI dengan ambang batas parlemen akan semakin lebar.
Survei Poltracking Indonesia juga mencatat sebanyak 25,3 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab. Angka tersebut menjadi kelompok terbesar dibandingkan elektabilitas partai politik mana pun dalam survei tersebut.
(Elva/Fajar)
Source link
