Jokowi Pilih ke NTT Saat Sidang Ijazah, Andi Azwan: Beliau akan Hadir Kalau Diminta JPU

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) Nusantara Andi Azwan angkat bicara terkait keberadaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang memilih mengunjungi warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) saat sidang perkara dugaan fitnah terkait ijazahnya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (18/9/2026).
Andi menjelaskan agenda persidangan pada Kamis hari ini belum memasuki tahap pemeriksaan saksi pelapor yang mengharuskan Jokowi hadir.
Dua Persidangan Digelar Hari Ini
Andi menjelaskan terdapat dua agenda persidangan yang berkaitan dengan perkara tersebut pada Kamis, yakni persidangan Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa dan Roy Suryo.
Untuk perkara Dokter Tifa, agenda persidangan berkaitan dengan pembacaan eksepsi dari penasihat hukum.
“Jadi eksepsi itu nanti diputuskan di akhir bersamaan dengan vonis,” ujar Andi kepada http://fajar.co.id, Kamis siang.
Sementara itu, perkara yang menjerat Roy Suryo memasuki persidangan perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
“Sidang hari ini, Roy Suryo itu adalah pembacaan dakwaan oleh JPU, karena ini sidang perdana,” katanya.
Pemeriksaan Saksi Dijadwalkan 1 Oktober
Andi juga menjelaskan pemeriksaan saksi pelapor belum dilakukan pada persidangan hari ini. Agenda pemeriksaan saksi akan dilakukan pada 1 Oktober 2026.
“Jadi sidang untuk pokok perkara tetap berjalan, dan sidang pembuktian dan saksi pelapor akan dilaksanakan dengan dipanggil tiga saksi pelapor oleh JPU,” tuturnya.
Tiga saksi yang disebut Andi yakni Andi Kurniawan, Lechumanan, dan Maret Samuel Suaken. Menurutnya, ketiganya akan dipanggil dalam agenda pembuktian perkara Dokter Tifa pada 1 Oktober mendatang.
“Kalau dikatakan kapan Pak Jokowi akan hadir di persidangan, diperkirakan itu di pertengahan Oktober,” tegas Andi.
Ia menjelaskan Jokowi akan hadir apabila JPU memanggilnya sebagai saksi pelapor.
“Beliau akan hadir kalau beliau diminta hadir oleh JPU sebagai saksi pelapor. Untuk hari ini tidak ada pemanggilan saksi-saksi, tapi 1 Oktober akan dipanggil saksi-saksi,” tandasnya.
Sebelumnya, Jokowi melakukan kunjungan kemanusiaan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat yang masih terdampak gempa bumi Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi Pemerintah Kabupaten Sikka, Jokowi tiba di Maumere sekitar pukul 13.00 WITA sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Ropa, Kabupaten Ende. Dari Ropa, perjalanan diteruskan menggunakan kapal motor menuju Pulau Palue.
Setibanya di Palue, Jokowi mengunjungi lokasi pengungsian dan berdialog dengan warga yang masih menghadapi dampak bencana. Ia kemudian bermalam di posko pengungsian bersama para penyintas gempa di Dusun Cawalo, Desa Rokirole.
Source link
