Jerome Polin Soroti Demo di Bundaran HI yang Minta Karhutla Tak Diberitakan: Kemarin Mahasiswa Diadang Terus

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Konten kreator Jerome Polin menyoroti aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.
Aksi tersebut berlangsung di Gedung Deutsche Bank, kawasan Bundaran HI, pada Kamis (3/9/2026). Massa dalam aksi tersebut mendesak media asal Inggris, BBC Indonesia, agar tidak memberitakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
“Demo menuntut BBC Indonesia tidak beritakan karhutla dan ancam boikot,” tulis akun Threads @ilhamwsp yang mengunggah video suasana demonstrasi tersebut.
Dalam unggahan itu juga muncul dugaan adanya massa yang dibayar untuk mengikuti demonstrasi.
“Ini siapa yang suruh dan siapa yang bayar, 300 orang bisa masuk HI,” ujarnya.
Dalam video yang diunggah, terlihat sejumlah massa berpakaian dominan hitam membentangkan spanduk. Mereka mengklaim berasal dari Persatuan Barisan Rakyat Indonesia (PBRI).
Sejumlah massa lainnya tampak berada di atas mobil bak terbuka yang dilengkapi pengeras suara untuk menyampaikan orasi.
Aksi tersebut kemudian menjadi sorotan karena berlangsung di kawasan Bundaran HI. Jerome mempertanyakan mengapa massa demonstrasi tersebut dapat melakukan aksi di lokasi tersebut.
“Oh ternyata boleh ya demo di Bundaran HI,” tulis Jerome, dikutip Jumat (4/9/2026).
Jerome kemudian membandingkan aksi tersebut dengan demonstrasi mahasiswa yang sebelumnya disebut kerap diadang ketika hendak menuju kawasan Bundaran HI.
“Kemarin-kemarin mahasiswa dihadang terus,” ujar Jerome.
Sorotan serupa juga disampaikan sejumlah warganet. Salah satunya mempertanyakan apakah izin demonstrasi di Bundaran HI bergantung pada siapa yang menggelar aksi.
“Loh loh, ini bisa masuk HI demonya? Oh yang bayaran mah boleh ya? EH UPS,” tulis akun @susijournal1509.
Sementara itu, warganet lainnya justru mendukung BBC untuk terus memberitakan persoalan karhutla di Indonesia.
“Siarkan terus karhutla @bbcglobal @bbctrending agar dunia tahu bahwa pemerintah Indonesia tidak becus menangani karhutla di Indonesia,” tulis akun @okielnesta.
(Arya/Fajar)
Source link
