Seminar MES Sulsel Kolaborasi OJK, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Halal Bersifat Universal

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggelar Seminar Nasional Ekonomi, Keuangan Syariah, dan Industri Halal.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Wilayah MES Sulsel ini berlangsung di Kantor OJK Sulselbar, Makassar, Kamis (6/8/2026).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, hadir langsung membuka acara sekaligus menjadi keynote speaker. Dalam sambutannya, Andi Sudirman menekankan pentingnya konsistensi dalam syiar dan literasi keuangan syariah kepada masyarakat.
“Penerapan prinsip syariah mungkin tidak semua pihak langsung menerima, tetapi kita harus tetap serius melakukan syiar dan edukasi literasi ini,” ujar Andi Sudirman.
Gubernur mendorong MES Sulsel agar fokus membedah persoalan kredit, pengentasan praktik riba, serta penataan akad jual beli yang sesuai dengan prinsip syariah. Ia menegaskan bahwa konsep halal mencakup aspek luas yang bermanfaat bagi semua orang.
“Masalah halal itu bukan hanya untuk umat muslim saja, melainkan mencakup aspek kebaikan, kesehatan, dan keamanan bagi semua,” tambahnya.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa masyarakat muslim yang mengadopsi dual banking system kini memiliki pilihan transaksi yang selaras dengan nilai agama melalui akad bagi hasil untuk menghindari sistem bunga.
“Saat ini kita bersyukur ruang kajian ekonomi dan keuangan syariah sudah sangat terbuka untuk didiskusikan secara luas, tidak seperti dahulu yang sempat dinilai secara keliru,” ungkap Muchlasin.
Sementara itu, Ketua MES Sulsel, Dr. Nurhayati Azis, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa seminar dan raker ini bertujuan memperkuat fondasi serta membumikan sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.
Seminar nasional ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga strategis, di antaranya:
- Pengurus Pusat MES, membawakan materi “Peran Masyarakat Ekonomi Syariah dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Berkelanjutan”.
- OJK Provinsi Sulselbar, memaparkan materi “Literasi dan Edukasi Keuangan Syariah dalam Mendukung Peningkatan Inklusi Keuangan Syariah”.
- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), membawakan materi “Akselerasi Implementasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 sebagai Penguat Ekosistem Industri Halal Indonesia”.
Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Abd. Azis Bennu, S.E., M.M., menegaskan konsolidasi melalui raker menjadi pijakan awal menyusun program kerja yang terukur dan berdampak nyata.
“Melalui Rapat Kerja ini, kami berharap seluruh pengurus dapat menyusun program yang terukur, kolaboratif, dan berdampak. Dengan demikian, MES semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah, regulator, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Sulawesi Selatan,” tutur Abd. Azis Bennu.
Kegiatan ini dihadiri antusias oleh jajaran Pengurus Wilayah MES Sulsel, Pengurus Wilayah MES se-Pulau Sulawesi, perwakilan regulator, pemerintah daerah, pelaku industri jasa keuangan syariah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), BAZNAS, BWI, MUI, BPJPH, akademisi, hingga pelaku UMKM dan industri halal.
Source link
