News

Dedy Nur Palakka Pasang Badan untuk Jokowi, Sebut PDIP Takut pada Mantan Kader Terbaiknya



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), tidak henti-hentinya pasang badan terhadap polemik yang menyeret nama Presiden ke-7 RI Jokowi.

Kali ini, Kader PSI Dedy Nur Palakka merespons pernyataan politikus PDI Perjuangan FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy yang menyinggung dugaan kebohongan Jokowi.

Dedy justru melihat sikap sejumlah elite PDIP terhadap Jokowi dipengaruhi oleh kekhawatiran politik yang masih tersimpan hingga saat ini.

Ada Ketakutan Terselubung di Tubuh PDIP

Dikatakan Dedy, Jokowi merupakan salah satu kader paling sukses yang pernah dimiliki PDI Perjuangan.

Baginya, keberhasilan Jokowi menjadi Presiden RI selama dua periode menjadi capaian yang belum mampu diulang kader lain dari partai berlambang banteng tersebut.

Ia pun menilai kondisi itu memunculkan kekhawatiran tersendiri di internal PDIP.

“Sebenarnya ada semacam ketakutan terselubung dalam tubuh PDI-P terhadap mantan kader terbaiknya sepanjang mereka eksis,” ujar Dedy Nur dikutip fajar.co.id, Selasa (3/8/2026).

Lanjut Dedy, Jokowi menjadi satu-satunya kader PDIP yang berhasil memenangkan pemilihan presiden secara langsung hingga dua kali berturut-turut.

“Karena satu-satunya kader mereka yang bisa terpilih secara langsung jadi Presiden dua periode hanya Jokowi,” tukasnya.

Gibran Disebut Dibuang, Justru Jadi Wapres

Tidak hanya menyinggung Jokowi, Dedy juga mengaitkan dinamika politik yang dialami putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Ia menegaskan bahwa keputusan PDIP melepas Gibran justru berujung pada pencapaian politik yang lebih tinggi.

“Bukan hanya Jokowi salah satu kader muda terbaiknya bernama Gibran Rakabuming Raka juga mereka buang dengan bersemangat,” timpalnya.

Menurut Dedy, keputusan tersebut justru menjadi titik balik karier politik Gibran.

“Efek sampingnya beliau bukannya nyungsep malah jadi Wapres RI termuda sepanjang sejarah Republik,” lanjutnya.

Tidak berhenti di situ, Dedy meyakini keluarga Jokowi masih memiliki pengaruh politik yang besar apabila bergerak dalam satu barisan.

Ia bahkan menyebut kombinasi Jokowi, Gibran, dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berpotensi menjadi kekuatan politik yang signifikan.

“Jokowi, Gibran dan Kaesang kalau bersatu bisa Anda bayangkan bagaimana kekuatan yang bisa mereka hasilkan,” jelasnya.

Keluarga Jokowi Fokus Bangun Bangsa, Bukan Menyerang Lawan

Lebih jauh, Dedy membandingkan sikap keluarga Jokowi dengan pihak-pihak yang selama ini terus melontarkan kritik terhadap mantan Presiden tersebut.

Kata dia, Jokowi beserta kedua putranya lebih memilih menunjukkan kerja politik dibanding membalas berbagai tudingan.

“Dan yang hebat dari ketiga tokoh nasional itu tidak sekalipun mereka menjelekkan orang,” imbuhnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *