Sejumlah Kebijakan Menuai Kontroversi, UEFA Pertimbangkan Dukungan terhadap Gianni Infantino

PORTALUTAMA.NET, ZURICH — Presiden UEFA, Alexander Ceferin mengajak asosiasi sepak bola Eropa untuk mempertimbangkan ulang dukungan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Menurut laporan The Sun, seruan itu menyusul batalnya proposal komersial Piala Dunia yang kontroversial yang telah mengguncang kepercayaan terhadap kepemimpinan FIFA.
Diketahui, FIFA terpaksa membatalkan rencana untuk menciptakan perusahaan baru, FIFA Forward Enterprise (FFE). Unit ini dibentuk untuk mengelola dan mengkomersialkan beberapa aset paling berharga organisasi tersebut, termasuk Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub.
Proposal tersebut menuai kritik luas di seluruh sepak bola global, dengan banyak yang berpendapat bahwa proposal tersebut menempatkan kepentingan komersial di atas olahraga itu sendiri.
UEFA adalah penentang terkuat rencana tersebut dan bahkan membahas kemungkinan memboikot Piala Dunia jika Infantino melanjutkannya.
Badan pengatur Eropa tersebut didukung oleh Concacaf dan Konfederasi Sepak Bola Asia, menciptakan perlawanan yang cukup bagi FIFA untuk akhirnya membatalkan ide tersebut.
Setelah menunda proposal tersebut, Infantino mengakui bahwa hal itu telah menyebabkan perpecahan yang tidak perlu dalam sepak bola dan tidak dapat dilanjutkan lagi.
Namun, keputusan tersebut tidak banyak memperbaiki hubungan dengan UEFA, yang meyakini bahwa insiden tersebut telah merusak kepercayaan terhadap kepemimpinan FIFA.
Ceferin kini menginginkan asosiasi anggota UEFA untuk menarik surat dukungan yang sebelumnya mereka berikan kepada Infantino menjelang pemilihan presiden FIFA berikutnya.
Lebih dari 200 asosiasi anggota FIFA telah mendukungnya untuk masa jabatan berikutnya, termasuk lebih dari 40 dari Eropa, termasuk Asosiasi Sepak Bola Inggris.
Infantino juga menghadapi kritik atas beberapa keputusan lain dalam beberapa bulan terakhir.
Ini termasuk penanganan FIFA terhadap skorsing Folarin Balogun di Piala Dunia, pengenalan jeda minum selama pertandingan, dan rencana untuk pertunjukan hiburan 30 menit di babak pertama final Piala Dunia.
Spekulasi tentang masa depan Infantino sebagai presiden FIFA kini telah membuka pintu bagi diskusi tentang calon penggantinya.
Presiden Concacaf, Victor Montagliani telah muncul sebagai salah satu kandidat terkemuka meskipun sebelumnya dianggap sebagai sekutu dekat Infantino.
Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, juga disebut-sebut, meskipun dukungan dari Asosiasi Sepak Bola Qatar untuk Infantino dapat memengaruhi kontes kepemimpinan di masa depan. (fajar)
Source link
