Hanya Pertanyakan Keabsahan Ijazah Jokowi, Kagama Cirebon: Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Kriminal

PORTALUTAMA.NET, CIREBON – Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Cirebon menyampaikan pesan khusus kepada Presiden ke-7 RI, Jokowi, menyusul penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa oleh penyidik Polda Metro Jaya.
Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagia, mengaku prihatin atas proses hukum yang menimpa dua tokoh yang juga merupakan alumni Universitas Gadjah Mada.
Heru menjelaskan, sejak polemik ijazah Jokowi mencuat ke publik, pihaknya telah berupaya membangun komunikasi dan mendorong penyelesaian secara kekeluargaan antara pihak-pihak yang bersengketa.
Klaim Sudah Upayakan Mediasi
Heru mengatakan, Kagama Cirebon telah melakukan berbagai langkah untuk mempertemukan kedua belah pihak, baik pelapor maupun pihak yang dilaporkan.
Ia menyebut organisasi yang dipimpinnya pernah melakukan pertemuan langsung sebanyak dua kali dengan pihak pelapor serta turut berkontribusi dalam menjalin komunikasi dengan pihak terlapor.
“Perlu diketahui, kedua belah pihak secara saksama kami akui sebagai bagian dari alumni UGM,” ujar Heru dalam keterangannya kepada fajar.co.id, Sabtu (20/6/2026).
Ia mengatakan, Kagama Cirebon juga sempat mengajukan proposal perdamaian dalam dua tahap sebagai upaya mencari jalan tengah atas polemik yang berkembang.
Namun hingga kini, usulan tersebut disebut masih dalam tahap pertimbangan atau tidak lagi digunakan sebagai opsi penyelesaian.
Kagama Cirebon mengaku menaruh perhatian terhadap perkembangan kasus tersebut sejak awal. Karena itu, organisasi tersebut menyampaikan keprihatinan mendalam atas penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa.
Menurut Heru, penangkapan yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya menjadi peristiwa yang menyedihkan bagi keluarga besar alumni UGM.
“Kami menyatakan rasa prihatin yang mendalam atas penangkapan rekan sesama alumni UGM, Roy Suryo dan dr. Tifa,” ucapnya.
Bahkan, ia menilai peristiwa tersebut menjadi salah satu hari terburuk yang dialami komunitas alumni UGM dan menimbulkan preseden yang kurang baik dalam penanganan perkara yang tidak berkaitan dengan tindak pidana berat maupun korupsi.
Minta Jokowi Beri Nasihat dan Solusi
Atas dasar itu, Kagama Cirebon meminta Jokowi untuk memberikan kebijaksanaan, nasihat, dan solusi agar proses hukum yang berjalan dapat ditempuh dengan pendekatan yang lebih manusiawi.
Heru berharap Jokowi dapat berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar penanganan terhadap Roy Suryo dan dr. Tifa dilakukan secara lebih elegan.
“Karenanya, kejadian penjemputan dan dilanjutkan dengan proses penahanan di Polda Metro tersebut memerlukan kebijaksanaan, nasihat, serta solusi dari Jokowi yang oleh Kagama Cirebon juga diakui sebagai alumni UGM untuk memberikan arahan agar penanganan hukum terhadap Roy Suryo dan dr. Tifa dapat ditangguhkan atau diubah menjadi proses yang lebih manusiawi dan bermartabat,” terangnya.
Source link
