News

Ngeri! Penikaman Terjadi dalam Kamar Perawatan di RS Makassar



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Wiraswasta bernama Junaidi (55) di salah satu Rumah Sakit Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar tersungkur usai menjadi korban penikaman.

Berdasarkan informasi yang didapatkan fajar.co.id, korban ditikam menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis badik.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Mustari Alam, yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Iya benar, kejadiannya pada Sabtu kemarin sekitar pukul 19.00 Wita,” ujar Mustari, Minggu 14 Juni 2026.

Diceritakan Mustari, pada pukul tersebut pihaknya mendapat informasi bahwa telah terjadi penganiyaan yang terjadi di Rumah Sakit.

Korban Merupakan Pasien Rumah Sakit

Diungkapkan orang nomor satu di Mapolsek Tamalanrea itu, dugaan penganiayaan tersebut terjadi ketika korban sementara dirawat di salah satu kamar Rumah Sakit.

“Pelaku yang juga merupakan pasien di kamar yang sama dengan korban terlihat sedang berjalan-jalan di dalam kamar sambil memegang sebilah badik,” ungkapnya.

Tidak lama, kata Mustari, terduga pelaku menghampiri korban. Keduanya sempat berinteraksi.

“Setelah itu tiba-tiba pelaku tersebut langsung mengeluarkan badiknya dan langsung menyerang korban sehingga korban mengalami luka robek di tangan sebelah kanannya,” bebernya.

Terduga Pelaku Sempat Melarikan Diri

Dijelaskan Mustari, terduga pelaku berinisial NS (45) sempat melarikan diri menuju ke lantai satu Rumah Sakit dan dikejar oleh saksi.

“Setelah berada di lantai satu, kemudian saksi berhasil mengamankan pelaku beserta dengan sebilah badiknya,” terangnya.

Terduga Pelaku Diduga Stres

Saat ditanya mengenai motif terduga pelaku melancarkan aksi tidak terpujinya, Mustari mengatakan bahwa kemungkinan besar mengalami gangguan mental.

“Motifnya tidak ada, namun pelaku mungkin lagi stres karena pengaruh penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh,” tandasnya.

Mantan Kapolsek Rappocini ini bilang, saat ini terduga pelaku masih menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya.

“Pelaku masih dirawat di ICU, mengidap penyakit ginjal, selalu cuci darah,” kuncinya.

Hingga berita ini diturunkan, Polsek Tamalanrea masih melakukan penyelidikan untuk mendalami motif pasti dari dugaan penikaman tersebut.

(Muhsin/fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *