News

Unhas Bantah Isu Ancaman DO bagi 28 Mahasiswa Usai Demo Tolak SPPG: Kami Tegaskan Ini Tidak Benar



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Kabar soal ancaman skorsing hingga putus kuliah (drop out) yang membayangi puluhan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) setelah menggelar aksi demo menolak program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di dalam kampus, akhirnya mendapat respons tegas dari pihak kampus.

Kepala Humas Unhas, Ishaq Rahman, dengan lugas membantah kabar tersebut.

“Sehubungan informasi ini, kami tegaskan bahwa hal ini tidak benar,” ujar Ishaq kepada fajar.co.id, Sabtu 13 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa tidak ada keputusan skorsing apa pun yang diambil oleh fakultas maupun rektorat Unhas terkait aksi kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi polemik di lingkungan kampus.

“Tidak ada keputusan skorsing apapun yang diambil oleh fakultas maupun rektorat Unhas terkait aksi kritik terhadap MBG,” sebutnya.

Unhas Hormati Kebebasan Berpendapat

Lebih lanjut, Ishaq menegaskan bahwa Unhas tetap menjunjung tinggi kebebasan akademik, kebebasan menyampaikan pendapat, serta ruang dialog yang sehat dan beretika di lingkungan kampus.

“Unhas tetap menjunjung tinggi kebebasan akademik, kebebasan menyampaikan pendapat, serta ruang dialog yang sehat dan beretika di lingkungan kampus,” ucapnya.

Menurutnya, kritik, masukan, dan aspirasi mahasiswa tetap menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola kampus.

“Kritik, masukan, dan aspirasi mahasiswa tetap menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola kampus,” imbuhnya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan secara bertanggung jawab, berbasis fakta, serta melalui kanal komunikasi yang terbuka dan konstruktif.

“Penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan secara bertanggung jawab, berbasis fakta, serta melalui kanal komunikasi yang terbuka dan konstruktif,” tegasnya.

Ishaq bilang, dalam kaitannya dengan isu pengelolaan SPPG di Kampus Unhas, pihak rektorat tetap membuka ruang pengawasan dan ruang kritik, baik oleh mahasiswa maupun oleh komponen masyarakat sipil lainnya.

“Unhas Bukan Kantin!” Teriak Mahasiswa dalam Aksi Demo

Sebelumnya, aksi demonstrasi digelar oleh sejumlah mahasiswa di depan Gedung Rektorat Unhas, Kamis 11 Juni 2026.

Mereka menolak kehadiran SPPG yang dinilai membawa kepentingan politik dan bisnis di tengah kampus.

“Kita berdiri di sini untuk mengingatkan Unhas bukan kantin, Unhas bukan dapur dan Unhas bukan perusahaan. Unhas adalah ruang ilmu pengetahuan,” ucap salah seorang mahasiswa sambil memegang pengeras suara.

Teriakan lain yang tak kalah keras juga terdengar dari massa aksi.

“Kami mahasiswa Universitas Hasanuddin menolak hadirnya komersialisasi pendidikan dan segera cabut SPPG yang berada di kampus Unhas yang sarat akan kepentingan politik dan bisnis daripada birokrat yang penjilat pantat militeristik rezim Prabowo – Gibran,” teriak massa lainnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *