Prabowo Heran Kunjungannya ke Luar Negeri Dikritik, Herwin Sudikta: Memang Susah Ngerti Keresahan Orang Kecil?

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku heran karena kerap mendapat kritik terkait agenda kunjungan luar negerinya terus menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari pegiat media sosial, Herwin Sudikta.
Herwin blak-blakan bicara mengenai frekuensi perjalanan luar negeri Presiden Prabowo yang menjadi salah satu alasan munculnya kritik dari masyarakat.
Herwin mengatakan bahwa kritik yang muncul terhadap Prabowo berbeda dengan yang dialami Presiden ke-7 RI Jokowi.
Menurutnya, perbedaan utama terletak pada intensitas kunjungan luar negeri yang dilakukan.
“Prabowo heran warganya rewel soal sering ke luar negeri?,” ujar Herwin dikutip fajar.co.id, Kamis 11 Juni 2026.
Ia kemudian menyinggung perbandingan dengan era pemerintahan sebelumnya.
“Katanya aneh, Jokowi jarang juga dikritik. Bener, tapi bedanya frekuensi,” tukasnya.
Dikatakan Herwin, sejak menjabat sebagai presiden pada Oktober 2024, Prabowo telah cukup sering melakukan lawatan ke berbagai negara.
“Dari Oktober 2024 sampai sekarang udah puluhan kali (bahkan 50 plus menurut hitungan) kunjungan luar negeri,” terangnya.
Singgung Kunjungan ke Prancis
Tidak berhenti di situ, Herwin juga menaruh perhatiannya pada beberapa kunjungan Prabowo ke Prancis yang dilakukan dalam rentang waktu relatif berdekatan.
Ia mengaitkan lawatan tersebut dengan berbagai kerja sama ekonomi yang diumumkan pemerintah.
“Termasuk berkali-kali ke Prancis dalam hitungan bulan. Deal miliaran dolar katanya,” cetusnya.
Meski pemerintah menyampaikan berbagai capaian dari kunjungan luar negeri tersebut, Herwin menganggap sebagian masyarakat masih lebih fokus pada persoalan yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tapi rakyat masih mikir, listrik byar-pet (Mati-nyala secara tidak menentu), ekonomi susah, harga naik,” sesalnya.
Kata dia, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya kritik terhadap agenda kunjungan luar negeri Presiden.
Herwin kemudian mempertanyakan alasan di balik keheranan Presiden Prabowo terhadap kritik yang muncul dari publik.
“Mungkin herannya Prabowo karena kritiknya beneran nyentuh? Atau emang susah ngerti keresahan orang kecil?,” kuncinya.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto angkat bicara terkait kritik yang kerap dialamatkan kepadanya mengenai frekuensi kunjungan kerja ke luar negeri.
Menurut Prabowo, penilaian tersebut terkesan kontradiktif jika dibandingkan dengan kritik yang pernah diterima Presiden ke-7 RI Jokowi.
Prabowo menyebut, saat Jokowi menjabat, muncul anggapan bahwa Indonesia kurang aktif di panggung internasional karena presiden dinilai jarang melakukan lawatan ke luar negeri.
Source link
