News

Lupakan Taktik “Parkir Bus”! Shin Tae-yong Janji Sulap Persija Jadi Monster Ofensif di Super League



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Ekspektasi tinggi langsung membubung di ibu kota. Langkah super mengejutkan Persija Jakarta mengamankan tanda tangan Shin Tae-yong sebagai nakhoda anyar untuk mengarungi kompetisi Super League musim depan, benar-benar menjadi episentrum perbincangan.

Tak main-main, juru taktik kelas dunia asal Korea Selatan tersebut langsung diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi tiga tahun, yang membuatnya bakal berkomitmen menukangi armada Macan Kemayoran hingga tahun 2029 mendatang.

Namun, kedatangan pria berusia 57 tahun ini langsung memicu spekulasi liar di kalangan pengamat dan pencinta sepak bola nasional. Banyak pihak telanjur skeptis dan khawatir Persija Jakarta akan memeragakan gaya main yang ‘membosankan’ alias cenderung bertahan.

Opini miring tersebut wajar mencuat, mengingat rekam jejak Timnas Indonesia di bawah asuhannya yang kerap dicap pragmatis, gemar menumpuk pemain di lini belakang, dan hanya mengandalkan serangan balik kilat.

Gerah dengan anggapan miring tersebut, Shin Tae-yong akhirnya buka suara dan blak-blakan menguliti filosofi sepak bola yang dianutnya. Sang pelatih menegaskan bahwa identitas aslinya bukanlah seorang penganut sepak bola negatif, melainkan seorang penggila permainan menyerang.

“Saya memang termasuk pelatih yang menyukai sepak bola menyerang. Filosofi sepak bola saya yang sesungguhnya adalah sepak bola ofensif,” tegas Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers emosional di Jakarta International Stadium (JIS), dipetik Selasa (9/6/2026).

Mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu menjelaskan bahwa dirinya hanya bersikap realistis saat menukangi Timnas Indonesia. Perbedaan kualitas individu dengan raksasa Asia membuat STY harus memutar otak dan menurunkan egonya.

“Namun, ketika saya menangani Timnas Indonesia, kami sering menghadapi tim-tim yang jauh lebih kuat secara kualitas. Karena alasan itulah, saya banyak menerapkan taktik bertahan dan memanfaatkan counter-attack mematikan sebagai strategi utama,” terangnya membela diri.

Kini, lembaran baru bersama Persija Jakarta menjadi panggung pembuktian bagi STY untuk memamerkan cetak biru (blueprint) permainan aslinya yang super ofensif. Pasalnya, atmosfer mengelola sebuah klub memberikan keleluasaan bagi dirinya untuk berburu pemain-pemain berkualitas di bursa transfer.

STY sesumbar, kombinasi visinya dengan materi pemain yang tepat akan menyulap Macan Kemayoran tampil dengan karakter baru: cepat, kuat, dan luar biasa agresif.

“Sementara di level liga, jika bersama direktur, manajer tim, dan pemilik klub kami bisa mendatangkan pemain-pemain berkualitas, maka saya rasa kami dapat memainkan sepak bola yang jauh lebih kuat, cepat, dan agresif,” cetus STY melempar sinyal ancaman kepada para rival di liga.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *