Profil Chatib Basri yang Diisukan Masuk Kabinet, Istana Bantah Isu Reshuffle

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pemerintah membantah keras isu reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Ini muncul setelah nama ekonom senior Muhammad Chatib Basri ramai jadi kandidat kuat gantikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Isu reshuffle mencuat di media sosial Threads dan X, terutama di kalangan investor saham. Pemicunya diduga kuat karena tekanan ekonomi akibat pelemahan rupiah yang menyentuh level terendah. Purbaya Yudhi Sadewa sendiri sudah bantah rumor mundur, bahkan masih aktif bekerja di Kemenkeu.
Siapa Chatib Basri?
- Lahir: 22 Agustus 1965, Jakarta
- Ayah: Chairul Basri (kakak kandung sastrawan Asrul Sani)
- Keluarga: Berasal dari Minangkabau, Rao, Pasaman, Sumatera Barat
- Pendidikan: S1 Ekonomi UI (1992), Master & Ph.D. Ekonomi ANU Australia
- Karier:
- Kepala BKPM (2012-2013)
- Menteri Keuangan era SBY (2013-2014)
- Komisaris Utama Bank Mandiri
- Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN)
- Sherpa Indonesia untuk G20
- Visiting Scholar Harvard Kennedy School
Chatib Basri dikenal sebagai ekonom terkemuka dengan pengalaman menangani krisis ekonomi. Ia pernah jadi penasihat ekonomi di berbagai lembaga internasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan tidak ada reshuffle kabinet. “Tak ada rencana perombakan kabinet,” tegasnya. Pemerintah meminta publik fokus pada program kerja, bukan spekulasi reshuffle.
Hubungan Chatib Basri dan Faisal Basri
Chatib Basri sendiri belum berkomentar. Netizen juga heboh, ada yang bertanya “Apa hubungannya dengan mendiang Faisal Basri?”.
Jawabnya, keduanya hanya kebetulan sama nama belakang, mereka sahabat dekat dan sesama ekonom jebolan UI. Mendiang Faisal Basri sendiri meninggal pada 5 September 2024. Bukan kerabat Chatib Basri.
Saat ini, Chatib Basri aktif menjabat sebagai Komisaris Utama Bank Mandiri, Presiden Komisaris XL Axiata, serta anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN).
Pengalamannya dalam menghadapi krisis ekonomi membuat banyak pengamat menilai dirinya sebagai figur yang ideal di tengah ketidakpastian global saat ini.
Adapun, isu reshuffle sempat membuat IHSG turun 1,7% ke 5.839 poin. Investor was-was, tapi Menkeu Purbaya pastikan memastikan fondasi ekonomi masih solid. (bs-sam/fajar)
Source link
