News

Patungan Sapi atau Kurban Satu Ekor Kambing, Mana Lebih Utama? Ini Penjelasan Gus Baha



PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, pembahasan seputar hewan kurban kembali ramai diperbincangkan umat Muslim.

Salah satu yang kerap menjadi pertanyaan ialah soal keutamaan berkurban secara patungan sapi dibandingkan satu orang berkurban satu ekor kambing.

Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, turut memberikan pandangannya mengenai hal tersebut.

Dikatakan Gus Baha, jika harus memilih antara patungan sapi tujuh orang dengan satu orang berkurban satu kambing, maka ia lebih cenderung memilih kambing.

Gus Baha Lebih Pilih Kambing

Gus Baha mengatakan pendapat tersebut juga sejalan dengan pandangan mayoritas ulama dalam kitab-kitab fiqih klasik.

“Menurut pendapat saya kayaknya memang kalau sama-sama, tujuh orang dengan satu sapi dibandingkan satu orang satu kambing, saya lebih ikut pendapat yang mengatakan lebih baik milih kambing,” ujar Gus Baha dikutip fajar.co.id, Senin 25 Mei 2026.

Ia menyebut dalam banyak pendapat ulama, kambing dinilai lebih utama dibanding sapi untuk ibadah kurban.

“Dalam kitab-kitab fiqih, memang kambing lebih utama dibandingkan sapi. Dalam banyak pendapat ulama. Alasannya lebih privat,” terangnya.

Ingatkan Kisah Nabi Ibrahim

Gus Baha juga menyinggung kisah kurban Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai salah satu alasan mengapa kambing dianggap memiliki keutamaan tersendiri.

Menurutnya, Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan seekor kambing, bukan hewan lainnya.

Logika tersebut kemudian dipahami para ulama sebagai isyarat bahwa kambing memiliki nilai lebih dalam ibadah kurban.

“Andaikan di sana ada hewan yang lebih baik, tentunya Allah milih selain kambing. Ini alasannya ulama kalau di kitab-kitab fiqih memang kambing lebih utama ketimbang sapi, alasan lainnya lebih privat,” ucapnya.

Selain dianggap lebih utama, kurban satu ekor kambing untuk satu orang juga dinilai memiliki nilai personal yang lebih kuat.

Menurut Gus Baha, berkurban sendiri tanpa bergantung pada orang lain menunjukkan sikap ksatria dan tanggung jawab pribadi dalam beribadah.

Karena itu, banyak ulama lebih memilih kurban kambing dibanding patungan sapi.

Tidak hanya itu, Rasulullah SAW juga disebut lebih sering berkurban kambing, sehingga menjadi salah satu alasan kuat ulama mengutamakan hewan tersebut.

Sindir Gaya Hidup Masyarakat

Meski demikian, Gus Baha menilai pandangan tentang keutamaan kambing mulai bergeser karena gaya hidup masyarakat modern.

Ia menyinggung anggapan sebagian kalangan yang menghindari daging kambing karena dianggap memicu darah tinggi.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *