Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Kanal Pampang Makassar

PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Pencarian terhadap Asrul alias Omah (25), pemuda yang tenggelam di Sungai Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, akhirnya membuahkan hasil.
Setelah dilakukan penyisiran intensif oleh tim SAR gabungan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu 20 Mei 2026.
Korban ditemukan sekitar 85 meter dari titik awal diduga tenggelam setelah sebelumnya terbawa arus sungai.
Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan jasad korban ditemukan pada pukul 14.45 WITA saat proses pencarian hari kedua berlangsung.
“Pencarian hari kedua akhirnya membuahkan hasil, korban ditemukan sekitar 85 meter dari lokasi diduga tenggelam pada pukul 14.45 WITA,” ujar Andi Sultan, Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar.
Tim SAR Sisir Sungai Hingga 500 Meter
Dikatakan Sultan, pencarian dilakukan sejak pagi hari dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari berbagai unsur SAR.
Petugas menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet mulai dari titik korban terakhir terlihat hingga ke arah muara sungai.
“Proses pencarian hari kedua dilaksanakan sejak pagi dengan menggunakan perahu karet menyisir dari lokasi korban terlihat tenggelam menuju ke muara sungai sejauh 500 meter,” ungkap Sultan.
Selain penyisiran manual, tim SAR juga menerapkan metode gelombang buatan untuk membantu memunculkan korban dari dasar sungai.
Metode itu dilakukan menggunakan perahu karet bermesin tempel yang diarahkan menciptakan pergerakan arus di sekitar lokasi pencarian.
“Tim membuat gelombang buatan menggunakan perahu karet, selebihnya melakukan penyisiran di kiri dan kanan kanal sungai pampang,” jelas Sultan.
Setelah beberapa kali metode tersebut dilakukan, korban akhirnya berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal diduga tenggelam.
Korban Dievakuasi ke Rumah Duka
Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga,” imbuh Sultan.
Sebelumnya, empat pemuda dikabarkan tercebur ke dalam kanal dengan arus deras hingga memicu kepanikan warga sekitar.
Peristiwa itu langsung menyita perhatian masyarakat. Sejumlah warga memadati lokasi setelah mengetahui adanya korban tenggelam di aliran kanal tersebut.
Tiga Selamat, Satu Korban Masih Dicari
Keempat pemuda yang terlibat dalam insiden tersebut diketahui berinisial SK (25), RH (22), RP (17), dan Omah (25).
Dari empat korban, tiga orang berhasil selamat. Sementara satu korban bernama Omah hingga kini masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Pantauan di lokasi, petugas gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang Kanal Pampang menggunakan perahu karet.
Source link
