News

Netanyahu Klaim Gagalkan “Rencana Jahat” Flotilla Gaza, 9 WNI Ikut Ditahan



Fajar.co.id, Yerusalem – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut operasi pencegatan armada bantuan Global Sumud Flotilla 2.0 sebagai keberhasilan menggagalkan rencana jahat untuk menembus blokade Gaza.

Operasi militer Israel di Laut Siprus itu juga menahan 9 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal.

Netanyahu memuji militer Israel yang mencegat flotilla bantuan kemanusiaan tersebut pada Senin, 18 Mei 2026 waktu setempat.

“Saya percaya Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa… menggagalkan rencana jahat yang dirancang untuk melanggar blokade yang telah kami terapkan terhadap teroris Hamas di Gaza,” ujar Netanyahu dalam pernyataan resmi kantornya yang dikutip AFP, Selasa 19 Mei 2026.

Menurutnya, operasi berjalan sukses dan jauh lebih sedikit gembar-gembor daripada yang diantisipasi musuhnya.

Kementerian Luar Negeri Israel sebelumnya sudah melabeli konvoi ini sebagai provokasi. Israel menuding dua kelompok Turki yang ikut dalam misi, Mavi Marmara dan IHH, terlibat. IHH bahkan telah ditetapkan Israel sebagai organisasi teroris.

“Kali ini, dua kelompok Turki yang melakukan kekerasan — Mavi Marmara dan IHH — adalah bagian dari provokasi tersebut,” tulis Kemlu Israel di X.

Pasukan Elite Israel Naik ke Kapal

Laporan The Jerusalem Post menyebut pasukan elite laut Shayetet 13 Israel menaiki kapal-kapal GSF 2.0. Rekaman yang beredar menunjukkan para aktivis dipindahkan ke kapal militer Israel sebelum diarahkan ke pelabuhan Ashdod.

Israel mengklaim sudah meminta konvoi membatalkan perjalanan dan berbalik arah. Karena armada tetap melaju ke Gaza, militer mengambil tindakan intersepsi.

Kapal yang dipastikan dicegat dan penumpangnya ditahan:

  • Amanda
  • Barbados
  • Blue Toys
  • Cactus
  • Furleto
  • Holy Blue
  • Kyriakos
  • Tenaz
  • Zio Fatare
  • Josef

Dua kapal lain, Jandabar dan Sadabad, masih diduga ikut dicegat dan ditahan.

9 WNI Ada di Atas Kapal

Di antara yang ditahan terdapat 9 WNI. Mereka terdiri dari jurnalis dan aktivis kemanusiaan:

  1. Thoudy Badai – Jurnalis
  2. Hendro Prasetyo – Aktivis kemanusiaan
  3. Andre Prasetyo – Jurnalis
  4. Andi Angga – Aktivis kemanusiaan
  5. Ronggo Wirasanu – Aktivis kemanusiaan
  6. Herman Budianto – Aktivis kemanusiaan
  7. As’ad Aras – Aktivis kemanusiaan
  8. Rahendro Herubowo – Jurnalis
  9. Bambang Nuryono – Jurnalis

Kemlu RI: Keselamatan WNI Prioritas

Kementerian Luar Negeri RI mengecam tindakan Israel dan memastikan tengah berkoordinasi untuk keselamatan para WNI.

“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” kata Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela.

Kemlu melalui Direktorat PWNI sudah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, Kairo, dan Amman untuk menyiapkan langkah antisipatif, termasuk pemulangan. Komunikasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk memantau kondisi 9 WNI.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *