Internal PSI Disebut Rusak Parah, Ada Apa?

PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah, melontarkan sindiran keras terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di tengah polemik yang menyeret Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie.
Komentar itu disampaikan Chusnul meski Grace sebelumnya telah menegaskan bahwa dirinya sendiri yang meminta agar PSI tidak memberikan bantuan hukum terkait perkara video tanggapannya soal Jusuf Kalla.
Melalui pernyataannya, Chusnul menilai kondisi internal PSI saat ini sudah jauh berubah dibanding sebelumnya.
Sebut Ada Kerusakan di Internal PSI
Chusnul mengaku menilai ada persoalan serius yang sedang terjadi di tubuh partai berlambang mawar tersebut.
“Ternyata separah ini kerusakan di tubuh PSI,” ujar Chusnul dikutip fajar.co.id, Minggu 17 Mei 2026.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ade Armando yang dianggap telah membuka situasi internal partai ke publik.
“Terimakasih pak Ade Armando sudah bicara,” lanjutnya.
Bukan hanya itu, Chusnul turut menyinggung slogan solidaritas yang selama ini melekat pada PSI.
“Ternyata kata solidaritas itu cuma omon-omon,” tukasnya.
Baginya, perpecahan di internal PSI saat ini bukan lagi sekadar isu semata.
“Ada perpecahan di PSI itu fakta. PSI sudah tidak seperti yang dulu,” imbuhnya.
Isu Politisasi Agama Disoal
Lebih jauh, Chusnul juga menyinggung arah politik PSI yang dinilai mulai memainkan isu agama demi meraih dukungan pemilih muslim.
“PSI sekarang sdng mainkan politisasi agama demi mengejar pemilih muslim,” ungkapnya.
Ia pun mengaku tidak terkejut dengan dinamika pergantian kader di internal partai tersebut.
“Soal kader lama disingkirkan sama yg baru sy sih ga kaget, lihat aja didaerah, kader buangan dari partai lain langsung dijadikan petinggi partai,” tandasnya.
Sebelumnya, mantan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, mengungkapkan kekecewaannya terhadap arah politik partai yang pernah dibelanya.
Dalam sebuah pernyataan panjang, Ade blak-blakan bicara terkait sikap PSI saat polemik yang menyeret Grace Natalie mencuat ke publik.
Ia menilai keputusan partai yang disebut tidak memberikan bantuan hukum kepada Grace menjadi salah satu titik yang membuat kepercayaannya terhadap PSI menurun.
Dikatakan Ade, Grace saat itu berbicara sebagai representasi partai, bukan atas nama pribadi.
Sikap PSI terhadap Grace Natalie
Ade mengaku heran ketika PSI disebut menyatakan persoalan yang dihadapi Grace merupakan urusan pribadi sehingga tidak akan mendapat bantuan hukum dari partai.
“Dan ketika dia kemudian digugat, diadukan, dilaporkan, tiba-tiba saja PSI menyatakan, atau ketua hariannya PSI menyatakan, gak akan ada bantuan hukum buat Grace karena itu urusan pribadi,” ujar Ade dalam videonya yang beredar.
Source link
