“Menyiram Air Keras Disebut Kenakalan”: Zainal Arifin Mochtar Sentil Eks Kabais di Sidang Andrie Yunus

Pakar HTN kritik kesaksian Soleman Ponto dan komentar hakim: “Ini benar-benar dilarikan seperti skenario yang sudah disusun”
PORTALUTAMA.NET, JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara, Zainal Arifin Mochtar, mengkritik tajam kesaksian Eks Kabais TNI, Soleman B. Ponto, dalam sidang militer kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
“Takjub saya pada bapak satu ini. Jadi ahli, lalu mengatakan menyiram orang dengan air keras adalah kenakalan,” kata Zainal dikutip dari media sosialnya, Sabtu, 9 Mei 2026.
Hakim Bilang Pelaku Tak Profesional, Bukannya Dikecam
Zainal juga menyorot pernyataan Hakim Ketua Kolonel Chk Fredy Ferdian yang menyebut penyiram Andrie tidak profesional, alih-alih mengecam tindakannya.
“Sebelumnya hakimnya mengutuk ketololan pelaku karena nggak profesional nyiram orang,” ucap Zainal.
Baginya, dua pernyataan itu menunjukkan arah penyelesaian kasus Andrie sudah diskenariokan.
“Seperti yang mudah kita pahami, ini benar-benar akan dilarikan seperti skenario yang sudah disusun,” ujarnya.
“Volver a mi… cek sendiri artinya. Semua ikut ke mereka sendiri. Terpulang ke mereka sendiri,” tambahnya.
Kesaksian Soleman Ponto: “Itu Kenakalan”
Soleman Ponto hadir sebagai saksi ahli hukum militer dari kubu terdakwa di Pengadilan Militer II-08, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis, 7 Mei 2026.
Ditanya apakah tindakan anggota Kabais masuk operasi intelijen, Ponto menjawab bukan.
“Jadi kalau dilihat ini, itu sama sekali tidak masuk operasi intelijen. Kalau saya sebagai Kabais saat itu, atau sekarang misalkan saya atasannya, melihat itu kenakalan. Kita akan melihat itu kenakalan,” kata Ponto.
Ia menyebut aksi itu sebagai kenakalan orang terlatih yang terpicu.
“Itulah kenakalan orang-orang yang terpilih, terdidik, terlatih. Ketika dia menemukan sesuatu pemicu, nah kita sambung tadi apa yang disampaikan ahli II, kita tidak tahu di dalam hatinya ini ada apa yang sedang bergejolak. Tetapi ketika menemukan pemicu, maka muncullah ide-ide kenakalan seperti ini,” tambahnya.
(Arya/Fajar)
Source link
