News

Kejar Perampok yang Gagal Rudapaksa ART, Polisi Selidiki CCTV Makassar



PORTALUTAMA.NET, MAKASSAR — Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, menyebut bahwa pihaknya telah mengantongi laporan dari korban percobaan perampokan dan rudapaksa di salah satu rumah mewah di Jalan Minasa Upa.

Dikatakan Ismail, saat ini pihaknya sementara melakukan penyelidikan dengan mendalami rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.

“(Dugaan percobaan pemerkosaan) Pelecehan, baru mau dilakukan pelecehan tapi korban melakukan perlawanan,” ujar Ismail, Senin (4/5/2026) malam.

Korban panik dan melakukan perlawanan. Terduga pelaku yang sebelumnya sempat mengancam dengan senjata tajam akhirnya kabur terbirit-birit. “Korban mengejar pelaku itu. Dia lompat lewat jendela si pelaku, dia cuma diancam pakai badik. Tapi tetap teriak. Akhirnya pelaku terancam sama warga akhirnya dia kabur,” sebutnya.

Lanjut dia, saat kejadian pemilik rumah juga ada di lokasi. Hanya saja, karena jam dinding sudah menunjukkan waktu jelang subuh, mereka tidak langsung menyadari. “Ada tuan rumah, ART, cuma yang ART-nya saja yang diambil hapenya. Kita sudah periksa nomor IMEI-nya apa semua,” Ismail menuturkan.

“Iya (kamar ART ini di belakang), saat ini kita sementara mendalami, melakukan pendalaman, mudah-mudahan cepat terungkap,” tambahnya.

Sebelumnya, pria tak dikenal nekat menyusup ke sebuah rumah mewah saat dini hari, bahkan mengancam penghuni dengan senjata tajam.

Peristiwa ini tidak hanya berujung perampokan, tetapi juga hampir berujung pada tindakan yang lebih serius.

Pelaku Terekam CCTV saat Memanjat Pagar

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Minasa Upa, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 02.30 WITA.

Aksi terduga pelaku sempat terekam kamera CCTV. Dalam rekaman terlihat pria tersebut masuk ke area rumah dengan cara memanjat pagar bagian depan.

Ia mengenakan jaket hoodie serta menutupi wajahnya untuk menghindari identifikasi. Setelah berhasil masuk, terduga pelaku bergerak menuju bagian belakang rumah berlantai dua tersebut.

Di area belakang, terdapat kamar Asisten Rumah Tangga (ART). Pelaku kemudian masuk ke dalam kamar melalui jendela. Saat itu, ART berinisial S (18) tengah tertidur pulas dengan kondisi lampu kamar yang dimatikan.

Terduga pelaku menggunakan senter sebagai penerangan. Keberadaannya mulai disadari korban saat pelaku meraba bahunya.

Korban Diancam Badik, Dipaksa Serahkan Barang

Korban yang terbangun mencoba melawan. Namun pelaku langsung mengancam menggunakan badik. Di bawah ancaman tersebut, pelaku meminta korban menyerahkan ponsel dan dompet miliknya. Korban pun terpaksa menuruti permintaan tersebut.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *