News

Usai Kalahkan Alverca, Porto Dinobatkan sebagai Juara Liga Portugal



PORTALUTAMA.NET — Diperkuat oleh pemain Spanyol, Samu Aghehowa, Gabri Veiga, dan Borja Sainz, Porto dinobatkan sebagai juara Liga Portugal musim 2025/2026. Kepastian itu setelah mengalahkan Alverca pada putaran ke-32 dengan skor tipis 1-0.

Ini adalah gelar ke-31 dalam sejarah klub utara tersebut dan yang pertama dalam empat musim. Ini juga merupakan trofi pertama dalam karier manajer mereka, Francesco Farioli asal Italia.

Farioli sendiri mulai melatih Porto pada Juli lalu setelah pemecatan Martín Anselmi asal Argentina. Pelatih tersebut tercatat pernah melatih klub-klub seperti Ajax, Nice, dan klub-klub Turki Karagümrük dan Alanyaspor.

Di bawah kepemimpinan Farioli, The Dragons praktis tak terkalahkan di Liga Portugal, dengan 27 kemenangan, empat hasil imbang, dan hanya satu kekalahan dalam 32 pertandingan yang telah dimainkan sejauh ini. Mereka naik ke puncak klasemen pada putaran keempat Agustus lalu dan tetap tak tergoyahkan sejak saat itu.

Di balik gelar ini, terdapat pemain-pemain baru seperti Veiga yang kembali ke Eropa setelah meninggalkan Celta Vigo untuk bergabung dengan Al Ahli Jeddah di Arab Saudi; Sainz dari Norwich City di Inggris.

Ada juga bek veteran Brasil Thiago Silva, mantan pemain PSG dan Chelsea. Sementara itu, Samu Aghehowa, di musim keduanya di Porto, sekali lagi menjadi ancaman serangan utama tim. Pemain asal Melilla itu menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan 13 gol liga dan 20 gol di semua kompetisi.

Namun, perjalanan menuju gelar tersebut ditandai dengan beberapa kesulitan, terutama terkait cedera, termasuk cedera yang dialami Samu sendiri, yang mengalami robekan total ligamen anterior cruciate di lutut kanannya. Itu membuat sang bintang bakal absen di Piala Dunia 2026.

Selain itu, Farioli kehilangan bek tengah Argentina Nehuén Pérez di awal musim, yang mengalami cedera tendon Achilles pada bulan September, dan striker Belanda Luuk de Jong, mantan pemain Barcelona dan Sevilla, yang absen sejak November karena cedera sebagian ligamen krusiatum.

Gelar ini juga merupakan gelar pertama yang diraih selama masa kepemimpinan mantan pelatih André Villas-Boas, yang mengambil alih kendali Porto pada tahun 2024 setelah 42 tahun kepemimpinan mendiang Jorge Nuno Pinto da Costa. (fajar)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *